Pencabulan di Banyumanik Terbongkar Lantaran Orang Tua Korban Curiga

- Senin, 26 Maret 2018 | 19:31 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com - Terbongkarnya kasus pencabulan yang dilakukan Supriono (37) terhadap tetangganya, NI (12) dan DA (12) bermula dari kecurigaan SM (36) orang tua salah seorang korban. SM mendapati adanya perubahan perilaku terhadap anaknya yang tidak seperti biasanya.

"Orang tua korban ini curiga ada perubahan perilaku dari anaknya. Sehingga, yang bersangkutan mencari tahu," kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Abiyoso Seno Aji, Senin (26/3).

Sampai pada Kamis (24/3) lalu, lanjutnya, SM pun tak tahan dan mencoba mengorek dari anaknya itu selepas pulang sekolah, sekitar pukul 14.00 wib. Memang, pada awalnya sang anak tak mau bicara.

"Awalnya si anak tidak mau cerita, tapi setelah dicecar pertanyaan akhirnya dia mengaku, kalau dia dan satu rekannya telah dinodai oleh pelalu yang tak lain adalah tetangganya sendiri," beber Abi.

Lalu, oleh SM yang geram dengan aksi pelaku langsung melaporkan ke Polsek Banyumanik. Hingga akhirnya pelaku yang berprofesi sebagai sopir itu dibekuk dan ditahan di Mapolsek Banyumanik.

Seperti diketahui, Polsek Banyumanik mengamankan Supriono (37) warga Banyumanik, Semarang. Dia diamankan lantaran melakukan pencabulan terhadap dua siswi NI (12) dan DA (12) yang masih duduk di kelas 6 SD di Banyumanik.

Editor: Marlin

Terkini

X