Hendi Tekankan Idul Adha Jadi Momentum Saling Membantu

- Jumat, 16 Juli 2021 | 19:14 WIB
Walikota Semarang Hendi (Foto :suaramerdeka.com /dokumentasi.)
Walikota Semarang Hendi (Foto :suaramerdeka.com /dokumentasi.)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Wali kota Semarang Hendrar Prihadi mengeluarkan kebijakan khususnya yang berkaitan dengan penyembelihan hewan kurban.

Kebijakan ini, dikeluarkan jelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah yang jatuh pada 20 Juli. Tujuannya sebagai upaya mencegah munculnya klaster baru penyebaran Covid-19.

"Hari ini kita sedang dalam kondisi pandemi, maka ada dampak yang dialami masyarakat. Oleh karena itu, semakin banyak kurban semakin banyak warga yang akan mendapatkan bantuan. Namun, protokol kesehatan ketat harus dilakukan," imbuhnya.

Baca Juga: Apresiasi Atas Prestasi Membangun Corporate Brand dan Kinerja Keuangan

Dalam surat edaran Pemkot Semarang terkait penyembelihan hewan kurban, mengatur sejumlah persyaratan jika masyarakat akan menyembelih hewan kurban di lingkungan masjid.

Di antaranya, panitia berasal dari lingkungan tempat tinggal yang sama dan dalam kondisi sehat.

Sedangkan petugas penyembelihan yang berasal dari luar kota harus memiliki surat keterangan bebas Covid-19.

Dibuktikan dengan hasil swab antigen 1×24 jam sebelum hari H penyembelihan.

Kemudian, penyembelihan hewan kurban juga tidak harus dilaksanakan tepat pada Hari Raya Idul Adha.

Baca Juga: PPKM Darurat, Polres Salatiga Bagikan Sembako Tiap Kelurahan

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Buruh Jateng Kembali Demo, Tolak UMP 2022

Senin, 29 November 2021 | 20:07 WIB

DAS Rawan Banjir di Kota Semarang Terpantau Masih Aman

Senin, 29 November 2021 | 13:43 WIB

Semarang Jadi Kota Pembangunan Terbaik di Indonesia

Minggu, 28 November 2021 | 22:20 WIB

Kota Semarang Tuan Rumah AHL Germas Tingkat Nasional

Minggu, 28 November 2021 | 19:26 WIB

HUT Korpri Ke-50, Polres Semarang Gelar Baksos

Jumat, 26 November 2021 | 22:21 WIB
X