Masjid Jami Al-Qodar Bagikan 300 Paket Imun Covid-19 untuk Jemaah

- Jumat, 16 Juli 2021 | 11:17 WIB
Ulil Albab, petugas Masjid Jami Al-Qodar sedang membagikan paket imun kepada para jemaah usai shalat subuh berjamaah. (suaramerdeka.com / dok)
Ulil Albab, petugas Masjid Jami Al-Qodar sedang membagikan paket imun kepada para jemaah usai shalat subuh berjamaah. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pengurus Masjid Jami Al-Qodar, Perumnas Sendangmulyo, bekerja sama dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Al-Qodar membagikan 300 paket imun Covid-19 kepada para jemaah.

Pembagian gratis paket imun dimaksudkan agar jemaah yang aktif shalat jamaah di masjid maupun di rumah karena situasi pandemi Covid-19 tetap terjaga kesehatannya dan imunnya meningkat.

“Program ini sebagai penugasan Yayasan Al-Qodar kepada Takmir dan UPZ masjid Al-Qodar sebagai program peningkatan imun jemaah,” tegas Ketua Takmir Masjid Al-Qodar Drs KH Ali Musthofa Hamdan, Jumat 16 Juli 2021.

Baca Juga: Keterisian Rumah Sakit Tiga Provinsi Jawa-Bali Turun, Jawa Tengah Salah Satunya

Penegasan serupa juga disampaikan Ketua UPZ Al-Qodar Ustadz Sabar Waluyo ST kepada wartawan.

Dijelaskan, setiap paket imun senilai Rp 40.000 sehingga membutuhkan anggaran Rp 12.000.000.

“Beban anggaran diambilkan dari dana UPZ dan kas masjid. Dana yang dihimpun masjid dan UPZ berasal dari jemaah dan selanjutnya kita kembalikan kepada jemaah di saat membutuhkan,” tegas Kiai Ali.

Baca Juga: Arjen Robben Kembali Umumkan Pensiun dari Sepak Bola

Menurut Kiai Ali, setiap paket imun terdiri atas minuman herbal, vitamin C, minyak kayu putih, jeruk lemon  dan jus madu.

Paket tersebut diikhtiari sebagai upaya preventif dalam upaya menjaga kesehatan jemaah agar imun meningkat sehingga terhindar dari serangan Covid-19.

Selain ikhtiar fisik juga ikhtiar religi, takmir dan jemaah terus menerus memohon perlindungan kepada Allah dari serangan Covid-19.

Sebanyak 300 paket imun jemaah itu, kata Ketua UPZ Al-Qodar Ustadz Sabar Waluyo ST,  dibagikan melalui dua tahap.

Baca Juga: Surplus Neraca Perdagangan Tunjukkan Keberlanjutan Pemulihan Sektor Ekonomi

Tahap I sebanyak 150 paket dibagikan pada hari Jumat 9 Juli 2021, sedangkan tahap II dibagikan pada Jumat 16 Juli 2021. Adapun untuk jemaah isolasi mandiri  masjid memberlakukan program Jogo Jemaah.

“Bagi jemaah aktif yang tidak hadir disebabkan pandemi, maka paket diantar di rumah masing-masing. Alhamdulillah pembagian selama dua tahap berjalan lancar, tertib, semua mengenakan masker, hand sanitizer, jaga jarak tanpa  kerumunan,” jelas sabar Waluyo.

Kiai Ali menambahkan, Masjid Al-Qodar selama pandemi Covid-19 menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Jemaah wajib mengenakan masker, dianjurkan berwudu di rumah, menggunakan shaf Covid-19.

Jemaah juga dicek suhu badan dan wajib menyemprot hand sanitizer sebelum masuk ruang utama shalat.

Takmir masjid memberlakukan ketentuan selama berlangsung PPKM Darurat mulai 3-20 Juli 2021, akses pintu gerbang dan semua akses pintu alternatif ditutup.

Hanya ada satu pintu kecil yang dibuka, setelah selesai shalat berjamaah selesai, ditutup kembali.

Masjid setiap hari juga disemprot dengan disinfektan sebagai ikhtiar agar selalu steril dan membuat jemaah sehat.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Realisasi PBB Melebihi Target Rp10,4 M

Selasa, 30 November 2021 | 21:07 WIB

Baznas Wisuda 32 Sarjana Penerima Beasiswa Produktif

Senin, 29 November 2021 | 23:25 WIB

Dinkes Kota Semarang Juara 1 IT Kesehatan

Senin, 29 November 2021 | 21:56 WIB

Buruh Jateng Kembali Demo, Tolak UMP 2022

Senin, 29 November 2021 | 20:07 WIB
X