Apotek di Bugel Kedapatan Jual Obat di Atas HET

- Senin, 12 Juli 2021 | 01:28 WIB
Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi, bersama Bupati Grobogan, Sri Sumarni menunjukkan barang bukti obat jenis Azithromycin Dihydrate 500 mg, merupakan salah satu obat yang masuk dalam ketentuan Menkes di masa PPKM darurat. (SM/Muh Khabib Zamzami)
Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi, bersama Bupati Grobogan, Sri Sumarni menunjukkan barang bukti obat jenis Azithromycin Dihydrate 500 mg, merupakan salah satu obat yang masuk dalam ketentuan Menkes di masa PPKM darurat. (SM/Muh Khabib Zamzami)

GROBOGAN, suaramerdeka.com - Salah satu apotek yang berada di Bugel, Kecamatan Godong kedapatan menjual obat di atas hara eceran tertinggi (HET) yang telah ditentukan Menteri Kesehatan (Menkes) di masa pandemi Covid-19.

Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi, mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan salah satu obat yang dijual dengan harga cukup tinggi dari harga sebenarnya.

Obat jenis Azithromycin Dihydrate 500 mg, merupakan salah satu obat yang masuk dalam ketentuan Menkes di masa PPKM darurat. Sesuai HET, harusnya dijual di kisaran Rp1.700 per butir atau Rp17.000 per strip.

Baca Juga: Robby Purba Sangat Menyayangi Ayu Ting Ting, Berikut Pernyataannya

"Apotek tersebut menjualnya dengan harga Rp100.000 perstrip," jelas Kapolres AKBP Benny di Pendapa Kabupaten Grobogan, Minggu (11/7).

Hadir dalam rilis tersebut, Bupati Grobogan, Sri Sumarni, Dandim 0717/Purwodadi, Letkol Inf Asman Mokoginta. Juga Kajari Grobogan, Iqbal dan Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Endang Sulistyoningsih.

Menurut Kapolres, saat dilakukan penindakan oleh pihak Apotek Bugel sempat mengaku telah kehabisan stok obat tersebut. Namun ketika dilakukan penyelidikan ditemukan 25 boks obat Azithromycin Dihydrate.

Baca Juga: Mendalami Alquran Melalui Grammar (Pelajaran VIII)

"Kami baru meminta keterangan saudari, NP dari pihak apotek. Mengenai statusnya masih menunggu hasil pemeriksaan. Kami minta semua usaha penyedia bidang kesehatan untuk tidak mengambil kesempatan dalam kesempitan dalam masa darurat ini," kata Kapolres.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Grobogan, Iqbal menyebutkan, bahwa pihaknya telah menyiapkan lima orang jaksa untuk menangani perkara terkait pelaksanaan PPKM Darurat.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Pemkab Grobogan Bakal Perketat Pengawasan Orang Asing

Jumat, 24 September 2021 | 20:29 WIB

Pelaku Pentas Seni di Grobogan Rindu Mentas

Jumat, 10 September 2021 | 18:22 WIB

Santri Ponpes Fadlul Wahid Divaksin

Selasa, 7 September 2021 | 23:18 WIB

Tradisi 10 Asyura, BKK Pulokulon Santuni Anak Yatim

Kamis, 19 Agustus 2021 | 17:31 WIB
X