Sekitar 1.000 Kendaraan yang Masuk Kota Semarang Diminta Putar Balik

- Jumat, 9 Juli 2021 | 19:04 WIB
jalan tol di tutup (Foto: suaramerdeka.com /dokumentasi.)
jalan tol di tutup (Foto: suaramerdeka.com /dokumentasi.)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Satlantas Polrestabes Semarang memutar balikkan sekitar 1.000 kendaraan yang akan masuk ke Kota Semarang karena tidak memenuhi dokumen persyaratan perjalanan selama PPKM darurat.

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit mengatakan kendaraan yang diputar balikan berada di perbatasan Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal dan Kabupeten Demak.

Sementara itu selama PPKM darurat ini, Satlantas Polrestabes Semarang sudah memeriksa lebih dari 6.000 kendaraan.

Baca Juga: Sidak Pabrik di Semarang, Hendi Minta Karyawan WFH Tetap Digaji

"Yang boleh masuk ke Kota Semarang untuk kendaraan-kendaraan tertentu saja, misalnya ambulan pembawa orang sakit dan membawa jenazah. Kendaraan pembawa sembako dan membawa alat kesehatan."

"Dan yang boleh juga masuk ke Kota Semarang itu salah satunya ada beberapa surat di antaranya surat swab, surat vaksin dan surat tugas apabila orang tersebut kerja di Kota Semarang,” katanya saat penyekatan di depan Terminal Mangkang, Kamis 8 Juli 2021.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy menambahkan selama pelaksanaan PPKM darurat di seluruh Jateng ada 3.860 kendaraan yang diminta putar arah karena tidak melengkapi dokumen persyaratan perjalanan.

Baik saat dilakukan pemeriksaan di batas antarkabupaten/kota, maupun perbatasan antarprovinsi.

Baca Juga: KEE Jadi Solusi Konservasi Owa dan Ekonomi Masyarakat Berjalan Selaras di Hutan Petungkriyono (3-Habis)

Iqbal menjelaskan, untuk perbatasan antarprovinsi tercatat ada 304 sepeda motor dan 283 mobil penumpang serta 27 armada bus yang diminta kembali ke daerah asal.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Pemkab Grobogan Bakal Perketat Pengawasan Orang Asing

Jumat, 24 September 2021 | 20:29 WIB
X