Target 12.000 Orang Tiap Hari, Pemkab Demak Geber 7 Lokasi Vaksinasi

- Jumat, 9 Juli 2021 | 17:43 WIB
Bupati Demak Eisti'anah menjadi nara sumber dalam talkshow di RSKW bertema bincang-bincang terkait PPKM Darurat yang diterapkan di Kabupaten Demak. (SM/Hasan Hamid)
Bupati Demak Eisti'anah menjadi nara sumber dalam talkshow di RSKW bertema bincang-bincang terkait PPKM Darurat yang diterapkan di Kabupaten Demak. (SM/Hasan Hamid)

DEMAK, suaramerdeka.com - Pemkab Demak melakukan percepatan vaksinasi covid-19 dengan target 12.000 setiap hari. Untuk merealisasi hal itu, titik lokasi vaksinasi terpusat yang semula hanya 4 lokasi kini menjadi 7 lokasi.

Ketujuh lokasi tersebut antara lain di Pendapa Kabupaten yang melayani warga Demak dan Bonang, RSUD Sultan Fatah Karangawen (Karangawen dan Guntur), MTSN 3 Karangtengah (Karangtengah dan Sayung),

Aula Kecamatan Dempet (Dempet, Kebonagung dan Wonosalam), Aula Kecamatan Karanganyar (Karanganyar dan Gajah), SMPN 2 Mranggen (Kecamatan Mranggen) dan SMPN 2 Mijen (Mijen dan Wedung).

Baca Juga: KEE Jadi Solusi Konservasi Owa dan Ekonomi Masyarakat Berjalan Selaras di Hutan Petungkriyono (3-Habis)

"Selain di 7 titik, vaksinasi juga dilayani di semua fasilitas kesehatan seperti RSUD Sunan Kalijaga, seluruh puskesmas serta vaksinasi jemput bola yang berlangsung di balai desa," kata Bupati Demak Eisti'anah seusai talkshow bertema Bincang-bincang PPKM Darurat Bareng Bupati Demak di RSKW.

Untuk vaksinasi tahap kali ini akan dimulai Senin (12/7) hingga akhir Agustus menyasar kelompok umur 12 tahun ke atas, termasuk pra lansia dan lansia.

Para pelajar usia 12-18 tahun bisa divaksin yang penjadwalannya bisa dikoordinasikan dengan pihak sekolah agar tidak menimbulkan kerumunan.

Baca Juga: Cegah Covid-19, BPJamsostek Magelang Bantu APD dan Masker Medis

"Pada tahap sebelumnya, yang sasaran vaksin lansia dan pra lansia telah berhasil mencapai 50% dari target. Untuk itu bagi mereka yang kemarin belum vaksin bisa ikut tahap kali ini," terang bupati.

Dia menuturkan, meski seseorang telah divaksin tidak berarti menjadi kebal terhadap virus korona. Vaksin memang dapat memperkuat imunitas tubuh sehingga bisa mengurangi risiko fatal jika terpapar covid-19. Untuk itu sebaiknya tetap mematuhi protokol kesehatan dan menjalankan pola hidup sehat.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Ekonomi Warga Belum Membaik, FKPPI Gelar Baksos

Minggu, 12 September 2021 | 18:42 WIB

Pemkab Demak Bawa Pengelola Karaoke ke Meja Hijau

Rabu, 8 September 2021 | 18:22 WIB
X