Warga Berbondong-bondong Isi Ulang Oksigen di BPBD Grobogan

- Kamis, 8 Juli 2021 | 17:45 WIB
Salah seorang warga mengambil isi ulang oksigen di kantor BPBD Grobogan, Kamis (8/7). /suaramerdeka.com/Dok
Salah seorang warga mengambil isi ulang oksigen di kantor BPBD Grobogan, Kamis (8/7). /suaramerdeka.com/Dok

GROBOGAN, suaramerdeka.com - Sejumlah warga silih berganti mendatangi kantor BPBD Grobogan. Mereka datang untuk melakukan pengisian ulang tabung oksigen.

Pantauan di lapangan terlihat sejumlah tabung oksigen berukuran satu meter kubik dan setengah meter kubik berjajar di halaman belakang kantor.

Beberapa petugas terlihat sedang mengisi ulang oksigen ke dalam tabung, dibutuhkan sekitar 15 menit untuk mengisi satu tabung.

Baca Juga: Harga Obat Melambung dan Langka, Gus Muhaimin Minta Kepolisian - KPPU Tindak Tegas Distributor Nakal

Belakangan ini diramaikan isu tabung gas oksigen yang mulai langka di sejumlah rumah sakit dan beberapa toko-toko peralatan kesehatan.

Hal ini sejalan dengan tingginya kasus Covid-19 di Kabupaten Grobogan.

BPBD Grobogan melalui Kasi Kedaruratan, Masrichan kemudian menginisiasi pemanfaatan tabung selam atau breathing apparatus untuk isi ulang oksigen guna membantu warga yang membutuhkan.

Sejak empat hari yang lalu pihaknya telah melayani pengisian oksigen bagi masyarakat. Namun saat ini pengadaan tabung, filter dan oli nabati masih sangat terbatas.

Baca Juga: Kemenag Buka Pendaftaran Baru CASN, Siapkan Formasi 1.361 CPNS, Simak Syarat Pendaftarannya

Warga yang hendak melakukan pengisian ulang oksigen tidak dipungut biaya. Mereka hanya didata identitasnya sesuai KTP serta nomer telepon.

Masyarakat tidak diperkenankan mengisi ulang tabung yang bertujuan untuk cadangan oksigen di rumah.

"Warga silakan datang ke BPBD Grobogan kemudian memberikan data pasien yang benar-benar membutuhkan," katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Grobogan, Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, pengisian oksigen dilakukan menggunakan alat khusus.

Baca Juga: Tersangka Dugaan Kasus Narkoba, Ini Profil Nia Ramadhani di Dunia Hiburan

Alat tersebut sebelumnya biasa digunakan untuk mengisi oksigen pada peralatan selam tim SAR BPBD Grobogan.

Hanya saja, alat tersebut kapasitasnya tidak begitu besar. Sehingga dalam sehari hanya bisa mengisi oksigen untuk sekitar 50 tabung ukuran kecil.

"Untuk saat ini, hanya kami melayani pengisian oksigen pada tabung kecil saja karena kapasitas alatnya terbatas," jelas dia.

Warga Lajer, Penawangan, Kamto, mengambil tabung oksigen ke BPBD Grobogan yang ditujukan untuk saudaranya yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Sebelumnya, ia telah mencari ke beberapa lokasi penyedia tabung oksigen namun nihil. Padahal, saudaranya paling tidak membutuhkan dua tabung dalam sehari.

"Dengan adanya inisiatif ini sangat membantu. Saya sudah dua kali mengambil tabung oksigen di sini," tuturnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Muslimat dan Fatayat Dilatih Pemulasaraan Jenazah

Minggu, 17 Oktober 2021 | 21:25 WIB

Pemkab Grobogan Bakal Perketat Pengawasan Orang Asing

Jumat, 24 September 2021 | 20:29 WIB
X