Vaksin Anak Belum Ada Wacana, Dinkes Jateng: Proritaskan Senior Risiko Tinggi

- Rabu, 7 Juli 2021 | 17:00 WIB
Calon penumpang kereta api menjalani vaksinasi yang disediakan gratis oleh PT KAI di Stasiun Tawang Semarang, Minggu (4/7). (sm/dok)
Calon penumpang kereta api menjalani vaksinasi yang disediakan gratis oleh PT KAI di Stasiun Tawang Semarang, Minggu (4/7). (sm/dok)


SEMARANG, suaramerdeka.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng belum ada wacana untuk memberikan suntikan vaksin Covid-19, bagi anak usia 12-17 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo mengatakan masih memprioritaskan vaksinasi kepada usia 18 tahun ke atas, dan utamanya kelompok lanjut usia.

Menurut Yulianto, pihaknya terus mendorong masyarakat yang belum mendapatkan dosis vaksin suntikan pertama untuk mendaftarkan ke sentra vaksinasi terdekat.

Baca Juga: Banyak yang Divaksin tapi Masih Terpapar Covid, Ibas: Jangan Ragu Hadirkan Vaksin 'Cespleng'

"Maka kita prioritaskan yang senior dulu kan, umur-umur tua. Karena apa, mereka adalah yang mempunyai risiko tinggi. Tapi nanti kalau vaksinnya banyak ya sebenarnya semua umur, tapi karena vaksinnya masih terbatas ya kita tetap prioritas yang senior kita lakukan vaksin dulu,” katanya, Selasa 6 Juli 2021.

Yulianto menuturkan bagi sebagian kabupaten/kota di Jateng yang hampir menyelesaikan progres vaksinasi untuk kelompok lansia dan pralansia bisa mengalihkan ke tahap berikutnya. Salah satunya, dengan menyasar kalangan pelajar atau anak usia 12-17 tahun.

“Kalau daerah itu lansia dan pralansia selesai, silakan divaksin untuk anak-anak. Yang terpenting dosis vaksinnya tersedia,” jelasnya.

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kejari Bantu Pemkot Tagih Piutang Pajak

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:33 WIB

Nyali Besar, Panjat Tower 30 Meter Tanpa Gemetar

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:14 WIB
X