Tak Bisa Tunjukkan Tes Antigen, 121 Mobil Diarahkan Putar Balik

- Rabu, 7 Juli 2021 | 14:37 WIB
Anggota Polres Semarang memeriksa dokumen perjalanan yang wajib dibawa masyarakat yang melakukan perjalanan selama pemberlakuan PPKM Darurat, di pintu keluar tol Ungaran, Rabu 7 Juli 2021 siang. (SM/DOk)
Anggota Polres Semarang memeriksa dokumen perjalanan yang wajib dibawa masyarakat yang melakukan perjalanan selama pemberlakuan PPKM Darurat, di pintu keluar tol Ungaran, Rabu 7 Juli 2021 siang. (SM/DOk)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Petugas gabungan Satgas Covid-19 bersama unsur PT TMJ, Polri, TNI, Dishub, dan Satpol PP Kabupaten Semarang mendeteksi ada 121 unit kendaraan yang pengemudi dan penumpangnya tidak bisa menunjukkan dokumen atau surat keterangan tes antigen, surat tugas dari perusahaan atau instansi, maupun sertifikat vaksin.

Karena tidak bisa menunjukkan salah satu dari surat tadi, menurut Kapolres Semarang, AKBP Ari Wibowo, pihaknya langsung menginstruksikan pengguna jalan yang dimaksud untuk putar balik masuk kembali ke jalan tol.

“Penyekatan kendaraan kali ini dilaksanakan di GT Ungaran, tepatnya di pintu keluar tol Ungaran. Hasilnya ada 121 kendaraan yang kita putar balikkan, beberapa pengguna jalan tol juga kita swab antigen secara acak,” kata AKBP Ari Wibowo, Rabu 7 Juli 2021.

Baca Juga: PPKM Darurat Hari Kelima, Menaker: Jangan Sampai Ada PHK, Upayakan Dialog Tripartit

Dari pantauannya, mulai pagi hingga siang hari petugas yang melakukan tes antigen acak terhadap masyarakat pengguna jalan tol tidak menemukan warga yang terdeteksi reaktif Covid-19.

Meski demikian, lanjut dia, operasi yustisi dan penyekatan tetap dilaksanakan untuk menekan laju pertumbuhan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Semarang.

“Ketika terdeteksi antigennya reaktif, mereka akan kami karantina di rumah singgah terpusat,” ujarnya.

Baca Juga: Vaksinasi di Sleman Akan Sasar Sekolah

Kegiatan yang sama, akan akan dilaksanakan berkelanjutan. Bahkan frekuensinya hendak ditingkatkan pada lokasi terpisah, dan jam yang acak untuk menghindari masyarakat yang sengaja melakukan perjalanan atau mobilitas non-esensial menghindari petugas.

“Prokes 5M tetap dipedomani, kalau tidak penting atau darurat silahkan tetap di rumah saja. Kurangi mobilitas, hindari kerumunan,” pinta AKBP Ari Wibowo.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Jumlah Orang jateng yang Telah Divaksin capai 8,7 Juta

Selasa, 14 September 2021 | 21:50 WIB

KNPI Siapkan Program Vaksinasi Covid-19 Seribu Dosis

Minggu, 12 September 2021 | 16:40 WIB

Akses Desa Kemambang dan Desa Wirogomo Terhubung

Minggu, 12 September 2021 | 16:13 WIB

Dinkes: 79.182 Pelajar Bakal Divaksinasi Covid-19

Kamis, 9 September 2021 | 15:57 WIB

Warga Kauman Kidul Kembangkan Agrowisata Sitalang

Rabu, 8 September 2021 | 15:35 WIB
X