Wanita Ditemukan Tewas di Kos Mewah, Polisi Terus Kembangkan Penyebab Kematian

- Selasa, 6 Juli 2021 | 17:41 WIB
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana (SM/Erry Budi Prasetyo)
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana (SM/Erry Budi Prasetyo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Aparat Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus Raras Dewi Kurnia Dewi (29), warga asal Kebumen yang ditemukan tewas di kamar kosnya di Jalan Yogja, Randusari, Semarang Selatan, Senin (5/7) sekitar pukul 15.00.

Dari penyelidikan tersebut ditemukan beberapa fakta baru. Diataranya petugas tidak menemukan ponsel milik wanita tersebut. Tak hanya itu kalung yang biasa digunakan Raras juga hilang.

"Saat kami lakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut, kami tidak menemukan handphone milik yang bersangkutan (Raras-red) dan juga kalung yang biasa dipakainya," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana, saat ditemui di Mapolrestabes Semarang, Selasa (6/7) siang.

Baca Juga: Tekan Laju Covid-19, Mobil Disinfektan dan Ambulance Disiapkan

Adapun, lanjut dia, saat ditemukan dalam posisi tergelatak diatas tempat tidur dengan mengenakan kaos hitam dan celana jins, pihaknya juga menemukan wajah Raras tertutup bantal.

"Wajahnya tertutup bantal saat kami temukan," ujarnya.

Selain itu, Indra membeberkan, pihaknya tidak menemukan kunci kamar wanita tersebut.

"Kuncinya hilang yang ada cuma gantungannya saja," jelasnya.

Temuan lain, lanjut dia, pintu kamar wanita tersebut ternyata dikunci dari luar.

"Pintunya dikunci dari luar. Ini masih terus kami kembangkan," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X