Wanita Tewas di Kos Mewah: Wajah Tertutup Bantal, Kalung dan Handphone Hilang

- Selasa, 6 Juli 2021 | 15:05 WIB
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana (suaramerdeka.com/Erry Budi Prasetyo)
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana (suaramerdeka.com/Erry Budi Prasetyo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Aparat Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus Raras Dewi Kurnia Dewi (29), warga asal Kebumen yang ditemukan tewas di kamar kosnya di Jalan Yogja, Randusari, Semarang Selatan, Senin (5/7) sekitar pukul 15.00.

Dari penyelidikan tersebut ditemukan beberapa fakta baru. Di antaranya petugas tidak menemukan ponsel milik wanita tersebut. Tak hanya itu kalung yang biasa digunakan Raras juga hilang.

"Saat kami lakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut, kami tidak menemukan handphone milik yang bersangkutan (Raras-red) dan juga kalung yang biasa dipakainya," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana, saat ditemui di Mapolrestabes Semarang, Selasa (6/7) siang.

Baca Juga: Donor Plasma Konvalesen Bagi Pekerja Kembali Digalakkan, Pertamina Terapkan Prokes 10 M

Adapun, lanjut dia, saat ditemukan dalam posisi tergelatak di atas tempat tidur dengan mengenakan kaos hitam dan celana jins, pihaknya juga menemukan wajah Raras tertutup bantal.

"Wajahnya tertutup bantal saat kami temukan," ujarnya.

Selain itu, Indra membeberkan, pihaknya tidak menemukan kunci kamar wanita tersebut.

"Kuncinya hilang yang ada cuma gantungannya saja," jelasnya.

Temuan lain, lanjut dia, pintu kamar wanita tersebut ternyata dikunci dari luar.

"Pintunya dikunci dari luar. Ini masih terus kami kembangkan," ungkapnya.

Adapun, lanjut dia, pihaknya juga masih menggali informasi dari tiga saksi yang diperiksa termasuk melakukan penelusuran siapa yang terakhir kali komunikasi dengan Raras.

Baca Juga: Menko Luhut: Masuk Indonesia, WNA harus Kantongi Kartu Vaksin

Disinggung terkait hasil autopsi jenazah wanita tersebut, Indra membeberkan, proses autopsi di RSUP dr Kariadi belum selesai. Untuk itu hasilnya belum diketahui.

"Masih proses, hasilnya (autopsi-red) belum keluar," ungkapnya.

Kejadian tersebut bermula saat Triono penjaga kos mewah tersebut curita dengan Raras yang tak kunjung keluar kamar sejak Jumat (2/7) pada Senin (5/7) sekitar pukul 15.00.

Dari kecurigaan tersebut Triono kemudian melakukan pengecekan di kamar wanita itu yang berada di lantai dua. Saat berada depan kamar tersebut, penjaga tersebut mencium bau tak sedap dari dalam kamar.

Penasaran dengan hal tersebut, Triono kemudian mengambil kunci serep untuk membuka kamar tersebut. 

Baca Juga: 7 Provinsi di Luar Jawa Ini Rawan Penularan Covid-19 Varian Delta

Saat dibuka, penjaga tersebut terperanjat kaget sebab bau tak sedap itu berasal dari tubuh Raras yang tergeletak di tempat tidur.

Temuan tersebut kemudian diberitahukan penjaga tersebut ke rekannya. Hingga kemudian dilaporkan ke Mapolsek Semarang Selatan dilanjutkan ke Mapolrestabes Semarang.

Petugas yang mendapat laporan tersebut langsung menuju ke ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hendi: Pungut Biaya di Luar Ketentuan, Binasakan

Selasa, 7 Desember 2021 | 19:53 WIB

Kejari Bantu Pemkot Tagih Piutang Pajak

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:33 WIB
X