PPKM Darurat Efektif Dibarengi Kedisiplinan Masyarakat, Epidemiolog Undip: Perlu Sanksi Tegas Pelanggar Prokes

- Senin, 5 Juli 2021 | 15:05 WIB
Penyekatan di ruas utama/Foto Jatengprov.go.id
Penyekatan di ruas utama/Foto Jatengprov.go.id

SEMARANG, suaramerdeka.com - PPKM darurat bisa berjalan efektif jika dibarengi dengan peningkatan disiplin masyarakat.

Pakar epidemilog Undip Prof Suharyo Hadisaputro mengatakan termasuk, pemberian sanksi hukuman bagi masyarakat yang abai atau melanggar protokol kesehatan selama masa PPKM darurat.

Menurutnya, apabila hanya sebatas surat edaran atau kebijakan tanpa disertai sanksi kepada pelanggarnya akan tidak berarti apa-apa. Sehingga, dibutuhkan ketegasan untuk mendisiplinkan masyarakat.

"Protokol kesehatan dari masyarakat itu agak abai atau abai begitu ya. Lebih-lebih waktu kemarin ini ada acara-acara seperti Idul Fitri dan lain-lain, sehingga orang sudah agak abai untuk prokes ini.

Baca Juga: Hati-hati Tes Swab Antigen Mandiri, Bisa Jadi Tidak Akurat dan Mencelakai Diri Sendiri

Kemudian ada varian baru delta. Dari 35 kabupaten/kota itu ada 25 daerah di Jawa Tengah ini zona merah, berarti kan 75 persen. Sehingga, dibayangkan bahwa kemungkinan memang super sprayed ini yang menyebabkan penularan yang begitu masif lewat udara,” kata Prof Suharyo, baru-baru ini di Semarang.

Prof Suharyo menambahkan secara epidemiologis ada beberapa faktor yang membuat kasus Covid-19 mengalami peningkatan selain karena abai terhadap protokol kesehatan.

“Kalau masyarakat tidak lengah, maka bisa menekan penularan. Kemudian program vaksinasi bisa dijalankan secara masif, untuk menciptakan kekebalan komunal,” jelasnya.

 

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X