Jumlah Kasus PMK di Getasan Menurun Drastis, Peternak Diimbau Tetap Waspada

- Rabu, 24 Agustus 2022 | 09:06 WIB
Bupati Semarang Ngesti Nugraha usai memvaksin PMK  di kandang sapi warga di Desa Lerep Ungaran. (suaramerdeka.com / Moch Kundori)
Bupati Semarang Ngesti Nugraha usai memvaksin PMK di kandang sapi warga di Desa Lerep Ungaran. (suaramerdeka.com / Moch Kundori)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Jumlah penularan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang sapi di Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang menurun drastis belakangan ini.

Jika hari-hari sebelumnya, penambahan kasus PMK per hari mencapai 20 ekor, kini hanya sekitar seekor.

Camat Getasan Istiqomah mengatakan, penurunan kasus PMK ini patut disyukuri.

Baca Juga: PSIS Semarang Putus Kerja Sama Sponsor Terduga Portal Judi

Namun masyarakat peternak diimbau tetap waspada.

Sebab, jika lengah, bukan tidak mungkin akan terjadi penambahan kasus lagi.

Saat ini jumlah sapi yang sembuh sudah banyak meski belum 100 persen.

Baca Juga: Cek Asmara Zodiak Hari Ini Rabu 24 Agustus 2022: Kejutan Capricorn, Periode Bergairah Aquarius dan Pisces

"Selama ini kami dari pemerintah dan segenap masyarakat berkomitmen untuk memberantas PMK. Kami berharap masyarakat tetap waspada, dan kami menargetkan dalam jangka tiga bulan ke depan bisa nol kasus PMK di Getasan," katanya.

Menurut Istioqmah, dalam memberantas PMK ini dilakukan berbagai langkah.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berebut Menangkap Ikan di Sendang dalam Tradisi Iriban

Minggu, 4 Desember 2022 | 22:46 WIB

Korban Gempa Cianjur Dibantu Senilai Rp 500 Juta

Jumat, 25 November 2022 | 19:27 WIB

Ribuan Guru Senam Bersama Meriahkan HUT Ke-77 PGRI

Senin, 21 November 2022 | 21:02 WIB
X