Penerapan PPKM Darurat di Kota Semarang, Hendi: Kami Carikan Solusi Terbaik

- Kamis, 1 Juli 2021 | 17:07 WIB
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Massal memperingati Hari Bhayangkara di GOR Jatidiri, Semarang, Sabtu 26 Juni 2021. (SM/Dok)
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Massal memperingati Hari Bhayangkara di GOR Jatidiri, Semarang, Sabtu 26 Juni 2021. (SM/Dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemerintah Pusat akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masayarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli 2021.

Sesuai kebijakan Pemerintah, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan siap menjalankan PPKM Darurat di wilayahnya.

"Kalau sudah perintah pusat, hierarki kita harus amankan" kata Hendrar Prihadi, di Semarang, Kamis 1 Juli 2021, dikutuip dalam akun resminya miliknya instagram @hendrarprihadi.

Baca Juga: 90 Persen Produksi Oksigen Medis Bakal Dialokasikan, Jaga Pasokan Jawa-Bali

Hendi menyampaikan, bahwa sampai saat ini Pemkot belum menemukan formula yang pas dalam penerapan PPKM Darurat untuk diterapkan di wilayahnya.

"Kita belum memutuskan rumusan yang paling pas, misalnya yang non esensial harus tutup, WFH semuanya, atau mal, pedagangan harus tutup," ujar Hendi.

Menurut Hendi, Pemkot masih membicarakan teknisnya dan berdiskui untuk mencari yang solusi yang terbaik dalam penerapan PPKM Darurat.

Baca Juga: Isolasi Diri dari Media Sosial Dianjurkan untuk Pasien Isoman, Hindari Imun Tubuh Turun

"Kita lagi bicara teknisnya. Kita juga lagi diskusi. Kami pasti akan coba solusi terbaik," tambah Hendi.

"Nanti-nantilah, besok atau lusa ya..." pungkas Hendi.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Sumber: Instagram @hendrarprihadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kejari Bantu Pemkot Tagih Piutang Pajak

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:33 WIB

Nyali Besar, Panjat Tower 30 Meter Tanpa Gemetar

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:14 WIB
X