Warga Terpapar Covid-19 Naik 3.537 Orang, 9 Pemdes Terapkan Mikro Lockdown

- Rabu, 30 Juni 2021 | 17:29 WIB
TUTUP SEMENTARA: Perangkat desa dan Babinsa Desa Bener, Tengaran, Kabupaten Semarang menutup akses sementara menuju lingkungan Dusun Krajan RT 04 RW II guna menekan penyebaran Covid-19, Rabu (30/6) siang. (suaramerdeka.com/Rani Agung)
TUTUP SEMENTARA: Perangkat desa dan Babinsa Desa Bener, Tengaran, Kabupaten Semarang menutup akses sementara menuju lingkungan Dusun Krajan RT 04 RW II guna menekan penyebaran Covid-19, Rabu (30/6) siang. (suaramerdeka.com/Rani Agung)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Sembilan pemerintah desa (pemdes) di Kabupaten Semarang menerapkan mikro lockdown karena jumlah warga yang terpapar Covid-19 naik signifikan.

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menyebutkan, sembilan desa yang menerapkan pilihan untuk memutus penyebaran Covid-19 tersebut meliputi Desa Bener Kecamatan Tengaran, Sraten (Tuntang), Ngrapah dan Banyubiru (Banyubiru), Bergas Lor (Bergas), Kebowan (Suruh), Pojoksari (Ambarawa), Lerep (Ungaran Barat), dan Desa Kenteng Kecamatan Bandungan.

“Identifikasi tingkat RT terus kami lakukan, terutama pada lingkungan pemukimannya masuk zona berisiko tinggi atau zona merah Covid-19. Karena ketentuannya, satu RT harus lockdown ketika ada lima keluarga atau lima rumah yang terkomfirmasi positif Covid-19,” papar Ngesti Nugraha, Rabu (30/6).

Baca Juga: Isolasi Mandiri di Rumah Bagi OTG, Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSDC Wisma Atlet Sarankan Ini

Sebagaimana diketahui, dalam kurun waktu sembilan hari terakhir, terhitung sejak 21 hingga 29 Juni 2021 Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang mencatat ada penambahan warga terkomfirmasi positif Covid-19 sebanyak 3.537 kasus.

Sementara warga yang meninggal dunia dengan status terkomfirmasi positif Covid-19 dalam kurun waktu yang sama, jumlahnya mencapai 39 orang. Adapun warga Kabupaten Semarang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 pada periode yang sama tercatat ada 1.251 orang.

Dengan demikian, per Selasa 29 Juni 2021 total kumulatif warga Kabupaten Semarang yang terkomfirmasi Covid-19 jumlahnya mencapai 16.876 orang atau bertambah 389 orang dari hari sebelumnya.

Baca Juga: Peringatan Dini BMKG, Waspadai Gelombang 4 Meter di Laut Selatan Jateng

Status kasus aktifnya tercatat 3.612 kasus atau bertambah 387 kasus, dengan rincian 208 tergolong kasus aktif bergejala dan 3.404 kasus aktif tidak bergejala. Warga yang dinyatakan sembuh dari Covid-19, total kumulatifnya mencapai 12.741 orang, dan warga yang meninggal dunia dengan status positif Covid-19 kumulatifnya ada 523 orang.

Menyikapi lonjakan kasus terkomfirmasi positif Covid-19 yang signifikan di Bumi Serasi, Bupati Ngesti Nugraha mengungkapkan, Pemkab Semarang sudah melakukan penambahan gedung isolasi terpusat dengan memanfaatkan bangunan milik PP-PAUD Dikmas Provinsi Jawa Tengah di Jalan Diponegoro Ungaran

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jumlah Orang jateng yang Telah Divaksin capai 8,7 Juta

Selasa, 14 September 2021 | 21:50 WIB

KNPI Siapkan Program Vaksinasi Covid-19 Seribu Dosis

Minggu, 12 September 2021 | 16:40 WIB

Akses Desa Kemambang dan Desa Wirogomo Terhubung

Minggu, 12 September 2021 | 16:13 WIB

Dinkes: 79.182 Pelajar Bakal Divaksinasi Covid-19

Kamis, 9 September 2021 | 15:57 WIB

Warga Kauman Kidul Kembangkan Agrowisata Sitalang

Rabu, 8 September 2021 | 15:35 WIB
X