Kritisi Instruksi Lockdown 7.000 RT di Jateng, Legislator Yudi Indras: Soal Anggaran Mesti Ikut Cawe-Cawe

Red
- Rabu, 30 Juni 2021 | 16:42 WIB
Legislator Yudi Indras dari Fraksi Gerindra (Foto suaramerdeka.com/dok)
Legislator Yudi Indras dari Fraksi Gerindra (Foto suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Anggota DPRD Jateng dari Fraksi Gerindra, Yudi Indras Wiendarto mengkritisi instruksi Gubernur Ganjar Pranowo soal lockdown di 7.000 RT (Rukun Tetangga).

Menurutnya, harus ada mekanisme yang jelas dan komunikasi dengan Bupati dan Wali Kota yang intens agar kebijakan itu benar-benar diikuti implementasi.

Ada tiga alasan mengapa Yudi Indras khawatir kebijakan itu sebatas pencitraan dan ujung-ujungnya tanpa implementasi.

Pertama, lockdown di tingkat RT bukanlah hal yang mudah bagi pemprov. Alasannya, RT merupakan kewenangan bupati dan wali kota. Jadi tanpa komunikasi intens atau sekadar instruksi, maka belum tentu kebijakan itu akan dijalankan dengan optimal di level bawah.

Baca Juga: POCO M3 Pro 5G The Real 5G Killer: Suguhkan Pengalaman Entertainmen Brilian

"Saya mendukung lockdown itu, karena lonjakan Covid-19 di Jateng demikian tinggi. tapi jangan sampai hanya jadi kebijakan saja dan tak ada implementasinya. Itu yang harus ditekankan," kata Yudi Indras, Rabu 30 Juni 2021.

Alasan kedua yang disampaikannya adalah, mekanisme lanjutan dari kebijakan lockdown tersebut. Jika sebuah RT diterapkan lockdown, maka harus ada suplai bahan makanan untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka. Hal itu wajib,karena penduduknya tidak bisa pergi bekerja.

Ia menjelaskan, jangan dibayangkan semua penduduk jateng itu kerja di sektor formal yang rutin terima gaji bulanan. Justru lebih banyak penduduk yang bekerja di sektor informal. Tak sedikit pula yang harus kerja harian untuk mendapatkan pendapatan harian juga.

Baca Juga: Vaksinasi Anak, Dinkes Sleman Tunggu Instruksi Pemda

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kejari Bantu Pemkot Tagih Piutang Pajak

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:33 WIB

Nyali Besar, Panjat Tower 30 Meter Tanpa Gemetar

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:14 WIB

Realisasi PBB Melebihi Target Rp10,4 M

Selasa, 30 November 2021 | 21:07 WIB
X