Isolasi Terpusat Kota Semarang Tersebar di Sejumlah Titik, Hendi: Mudahkan Kinerja Tenaga Medis

- Selasa, 29 Juni 2021 | 17:17 WIB
DIRESMIKAN : Ketua Tim Penggerak PKK, Krisseptiana Hendra Prihadi dan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat meresmikan rumah isolasi Covid-19 di Balai Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)
DIRESMIKAN : Ketua Tim Penggerak PKK, Krisseptiana Hendra Prihadi dan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat meresmikan rumah isolasi Covid-19 di Balai Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemerintah Kota Semarang terus menambah rumah isolasi. Ini karena jumlah pasien Covid-19 di Kota Semarang terus naik.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi pun mendorong jajarannya untuk bekerja sama dengan sejumlah pihak swasta agar membuka rumah-rumah isolasi. Ini untuk mengurangi angka Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit di Kota Semarang.

Tercatat 490 tempat tidur untuk pasien gejala ringan dibuka di sejumlah titik, di mana saja tempat isolasi terpusat di Kota Semarang ?

1. Balai Diklat Kota Semarang
2. Asrama Mahasiswa UIN Walisongo
3. Miracle Healing Center di Marina
4  Gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat milik Unimus di Wonolopo, Mijen.

''Selama ini kan tenaga kesehatan kami jumlahnya terbatas. Bekerja secara door to door untuk memantau dan membagikan obat serta vitamin bagi pasien Covid yang melaksanakan isolasi mandiri. Jika di suatu kawasan seperti tingkat kelurahan dapat terkonsentrasi di satu titik, menurut saya akan mempercepat dan memudahkan kinerja para tenaga medis,'' ujar Hendi.

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X