Dinkes Kota Semarang Imbau Pasien OTG untuk Isolasi Mandiri di Rumah

- Senin, 28 Juni 2021 | 15:33 WIB
Pasien OTG diminta untuk Isolasi Mandiri di Rumah. SM/Covid19.go.id
Pasien OTG diminta untuk Isolasi Mandiri di Rumah. SM/Covid19.go.id

SEMARANG, suaramerdeka.com - Akibat tingginya angka kasus positif Covid-19 di Kota Semarang membuat keterisian Rumah Sakit dan Rumah Isolasi Terpusat di Kota Semarang mencapai 85% dari 2.400 tempat tidur yang ada di Kota Semarang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M. Abdul Hakam, mengatakan untuk keterisian di rumah Sakit saja hingga saat ini sudah lebih dari 92 persen.

Hakam pun meminta agar pasien OTG positif sebaiknya melakukan isolasi mandiri dirumah.

Baca Juga: Vaksinasi Massal di 3 Titik Wilayah Surakarta Lancar, 4.000 Dosis Vaksin Disebar

"Itu dilakukan mengingat Bed Occupancy Ratio (BOR) saat ini sudah sangat tinggi," katanya, Senin 28 Juni 2021, seperti dikutip dari laman semarangkota.go.id.

Hakam juga mengusulkan kepada Walikota Semarang untuk bisa mengarahkan masyarakat di tingkat RT atau RW untuk membuka tempat isolasi terpusat wilayah RT.

"Kalau tiap RT ada isolasi terpusat, petugas dari Puskesmas akan lebih mudah memantau, memberikan obat, bahkan jika ada yang harus dilarikan ke Rumah Dinas atau Rumah Sakit akan lebih mudah dalam pemantauan,"tuturnya.

Baca Juga: Vaksin Palsu di India: 2.000 Warga Disuntik Larutan Garam, 500 Lainnya Diberi AstraZeneca Abal-abal

Nantinya jika ada tempat isolasi terpusat di wilayah RT, masyarakat sekitar bisa memaksimalkan jogo tonggo dan pengadaan lumbung pangan di wilayah tersebut.

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Kejari Bantu Pemkot Tagih Piutang Pajak

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:33 WIB

Nyali Besar, Panjat Tower 30 Meter Tanpa Gemetar

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:14 WIB

Realisasi PBB Melebihi Target Rp10,4 M

Selasa, 30 November 2021 | 21:07 WIB
X