Joget Langgar Prokes, Bupati Grobogan: Kades Dokoro Ndableg

- Sabtu, 26 Juni 2021 | 14:57 WIB
Tangkapan layar Video Kepala Desa (Kades) dan Perangkat Desa Dokoro, Kecamatan Wirosari, yang joget tidak mematuhi protokol kesehatan dan viral di media sosial (medsos)/Foto Istimewa
Tangkapan layar Video Kepala Desa (Kades) dan Perangkat Desa Dokoro, Kecamatan Wirosari, yang joget tidak mematuhi protokol kesehatan dan viral di media sosial (medsos)/Foto Istimewa

GROBOGAN, suaramerdeka.com - Video Kepala Desa (Kades) dan Perangkat Desa Dokoro, Kecamatan Wirosari, yang joget tidak mematuhi protokol kesehatan dan viral di media sosial (medsos) oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni sangat disayangkan apalagi kejadian tersebut di tengah pandemi Covid-19.

Padahal sebelumnya Bupati mengaku sudah menggelar rapat koordinasi dengan seluruh kades, lurah, camat, danramil, kapolsek. Juga forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda) mengenai Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Grobogan.

"Sudah saya sampaikan mengenai SE (Surat Edaran) PPKM di Grobogan. Tapi Kades Dokoro ndableg. Bukannya memberi contoh kepada masyarakat untuk patuh protokol kesehatan tapi malah hura-hura," kata Bupati Sri Sumarni dengan nada geram, seusai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Stadion Krida Bhakti Purwodadi, Sabtu (26/6).

Baca Juga: Tampil di Stadion Bersejarah, Mancini: Bermainlah dengan Indah di Wembley

Apa yang dilakukan Kades dan Perangkat Desa Dokoro, menurut Bupati Sri Sumarni tidak boleh ditiru kepala desa atau lurah lainnya. Karena sebagai pemimpin tidak sepatutnya melakukan tindakan seperti itu.

"Saya mengimbau kepada seluruh kepala desa di Kabupaten Grobogan untuk tidak meniru Kades Dokoro yang tidak patuh protokol kesehatan. Karena ini menunjukan tidak bisa memimpin dan memberi contoh yang baik," ujar Bupati.

Kades Dokoro Masrukin sudah dipanggil Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Grobogan terkait video viral tersebut. Satgas juga sudah memberikan teguran keras. Apakah akan ada sanksi atas perbuatan kades dan perangkat desanya, Bupati menyerahkan hal ini kepada kepolisian.

"Sudah kita serahkan ke kepolisian untuk menindaklanjuti kejadian ini. Terus terang saya prihatin karena sebagai pimpinan tidak memberi contoh yang baik kepada masyarakat," tambah Bupati.

Kepala Desa Masrukin dan beberapa perangkat desa menjadi pembicaraan masyarakat. Karena berjoget dan bernyanyi tanpa mematuhi perotokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan tidak mengenakan masker.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Muslimat dan Fatayat Dilatih Pemulasaraan Jenazah

Minggu, 17 Oktober 2021 | 21:25 WIB

Pemkab Grobogan Bakal Perketat Pengawasan Orang Asing

Jumat, 24 September 2021 | 20:29 WIB
X