Lazismu Jawa Tengah, Targetkan Dana Qurban Rendangmu Capai 4,2 Miliar Rupiah

- Kamis, 24 Juni 2021 | 20:46 WIB
Ketua PW Muhammadiyah Jawa Tengah, H Tafsir, bersama Direktur Eksekutif Lazismu Jawa Tengah Ikhwanusshofa meluncurkan secara resmi program Program Qurban Rendangmu di kantor Lasizmu, Kamis (24/6)
Ketua PW Muhammadiyah Jawa Tengah, H Tafsir, bersama Direktur Eksekutif Lazismu Jawa Tengah Ikhwanusshofa meluncurkan secara resmi program Program Qurban Rendangmu di kantor Lasizmu, Kamis (24/6)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Lazismu Jawa Tengah menargetkan dana Qurban Rendangmu bisa mencapai Rp 4,2 miliar pada tahun ini.

Lazismu Jateng, optimistis Program Qurban Rendangmu bisa mencapai target, karena masyarakat yang berpartisipasi dengan program ini setiap tahunnya meningkat.

Direktur Eksekutif Lazismu Jawa Tengah Ikhwanusshofa mengatakan di tahun 2019 terkumpul dana qurban sebesar Rp 900 juta. Selanjutnya pada tahun 2020 naik, bisa menghimpun dana Rp 2,2 miliar.

Baca Juga: Pangeran Harry dan Meghan Markle Tolak Gelar 'Earl of Dumbarton' untuk Sang Putra, Khawatirkan Sebutan Bodoh

''Pada tahun ini, Idul Adha 1442 H kami memiliki target dana qurban bisa terkumpul hingga Rp 4,2 miliar,'' paparnya pada peluncuran program Qurban Rendangmu Lazismu dengan tema "Qurbanmu Kuatkan Ketahanan Pangan" di kantor Lazismu Jawa Tengah, Kamis (24/6).

Pihaknya menambahkan upaya yang dilakukan dalam pemenuhan target yakni dengan melibatkan mitra internal dan eksternal persyarikatan Muhammadiyah.
''Kami tentunya melibatkan seluruh komponen yang ada di Muhammadiyah, misalnya majelis, lembaga, ortom, amal usaha Muhammadiyah. Selain itu juga mengandeng mitra eksternal misalnya sponsorship, komunitas, lembaga negara tingkat pusat maupun daerah dan lembaga filantropi lainnya, '' ungkap Ikhwan.

Program qurban Lazismu adalah bentuk rendang yang dikemas dalam kaleng. Daging hewan qurban yang telah disembelih secara syar'i yang dikemas dengan higienis dan tahan lama.

Baca Juga: Kejuaraan Atletik Master Internasional Ditunda Lagi

"Ini merupakan inovasi agar daging kurban bisa didistribusikan untuk masyarakat yang tinggal didesa maupun mereka yang tidak memiliki kulkas, atau juga masyarakat yang membutuhkan. Daging kaleng yang dibuat oleh Lazismu sudah diolah menjadi rendang dan tahan selama dua tahun. Penerima atau warga yang membutuhkan cukup memanasi saja sebelum dikonsumsi,'' jelasnya.

Lebih lanjut Ikhwanusshofa menuturkan, proses dari hulu sampai hilir diawasi ketat oleh Lazismu.
"Kami bekerjasama dengan vendor yang qualified, RPH yang sudah memiliki sertifikasi MUI dan memiliki standar SNI. Kemudian daging diseleksi dahulu apakah dalam kondisi baik atau mengandung bakteri tertentu. Jika lolos, maka akan diolah dengan cara yang higenis baru bisa dikemas dalam kaleng," paparnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Ziarah Edukasi, Siswa Observasi Taman Makam Pahlawan

Selasa, 26 Oktober 2021 | 17:01 WIB

PDIP Salatiga Bantu 1.000 Dosis Vaksin

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:34 WIB
X