Jumlah Warga Terpapar Covid-19 Terus Bertambah, Bupati Semarang : Lockdown Mikro jadi Pilihan

- Kamis, 24 Juni 2021 | 15:00 WIB
PENYEKATAN JALAN: Petugas gabungan Satlantas, Dishub, dan Satpol PP Kabupaten Semarang melakukan penyekatan jalan menuju Alun-alun Lama Ungaran, Jalan A Yani, dan jalan menuju Alun-alun Bung Karno Ungaran guna pengendalian penyebaran Covid-19, Rabu (23/6) malam. (suaramerdeka.com/dok)
PENYEKATAN JALAN: Petugas gabungan Satlantas, Dishub, dan Satpol PP Kabupaten Semarang melakukan penyekatan jalan menuju Alun-alun Lama Ungaran, Jalan A Yani, dan jalan menuju Alun-alun Bung Karno Ungaran guna pengendalian penyebaran Covid-19, Rabu (23/6) malam. (suaramerdeka.com/dok)

 UNGARAN, suaramerdeka.com - Bupati Semarang, Ngesti Nugraha meminta seluruh camat, lurah maupun kepala desa (kades) di Kabupaten Semarang untuk secepatnya menerapkan mikro lockdown.

Pilihan itu perlu diterapkan karena dalam kurun waktu dua pekan terakhir, kasus pertambahan warga Bumi Serasi yang terpapar Covid-19 bertambah signifikan.

Hingga Rabu 23 Juni 2021, angka komulatif warga yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Semarang mencapai 14.230 karena ada penambahan kasus baru sebanyak 496 orang.

Baca Juga: Corona Varian Delta Agresif, Farhan Wanti-wanti Penanganan Tren Covid-19 di Tingkat Desa

Kemudian kasus aktifnya tercatat ada 1.863 orang, rinciannya 185 bergejala, dan 1.678 tidak bergejala. Adapun warga yang sembuh dari Covid-19 tercatat ada 11.871 orang atau bertambah 182 orang. Sementara warga yang meninggal dunia terkomfirmasi positif Covid-19 per 23 Juni 2021 ada 496 orang.

“Kita masih pantau dan angkanya terus naik sejak 4 Juni 2021. Menyikapi hal itu saya meminta camat, lurah, dan kades agar tidak ragu menerapkan mikro lockdown,” tegas Ngesti Nugraha, Kamis (24/6).

Karena lonjakan kasus posiitif Covid-19 tiap harinya tergolong tinggi, lanjut dia, saat ini Kabupaten Semarang menempati urutan ke tiga daerah dengan status zona merah penularan Covid-19 setelah Kabupaten Kudus dan Kabupaten Jepara.

Baca Juga: PON XX Papua 2021, Program Pondemi Disiapkan

Sejalan dengan itu, Bupati Semarang Ngesti Nugraha, per 24 Juni 2021 telah merevisi dan mengeluarkan Instruksi Bupati (Inbup) Semarang Nomor 16 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM berbasis Mikro untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Semarang.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jumlah Orang jateng yang Telah Divaksin capai 8,7 Juta

Selasa, 14 September 2021 | 21:50 WIB

KNPI Siapkan Program Vaksinasi Covid-19 Seribu Dosis

Minggu, 12 September 2021 | 16:40 WIB

Akses Desa Kemambang dan Desa Wirogomo Terhubung

Minggu, 12 September 2021 | 16:13 WIB
X