1 Pembunuh Pria di Tembalang Ditangkap, 2 Orang Masih Buron

- Rabu, 23 Juni 2021 | 19:07 WIB
Kapalrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar saat memberi keterangan terkait kejadian tersebut, saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Rabu (23/6) siang.
Kapalrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar saat memberi keterangan terkait kejadian tersebut, saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Rabu (23/6) siang.

SEMARANG, suaramerdeka.com - Aparat Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang menangkap satu dari tiga pelaku pelaku Wiwin Aleong Saputra (27), warga Jalam Kedungsari III, Rowosari, Tembalang hingga meninggal, Selasa (22/6) sekitar pukul 05.30.

Saeful Anwar (23), warga Dukuh Kebon Taman, Rowosari, Tembalang ditangkap di kawasan Perum Korpri, Tembalang kurang dari delapan jam setelah kejadian. Bersama barang bukti, petugas yang dipimpin Iptu Toni HS, membawa pelaku ke Mapolrestabes untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar mengatakan, penindakan tersebut dilakukan setelah mendapat dugaan penganiyaan hingga tewasnya laporan yang terjadi di rumah korban.

Baca Juga: HUT Kota Madiun ke 103, Dandim Madiun: Selamat Ulang Tahun Kota Pendekar, Terus Maju Dan Berkembang

"Begitu mendapat laporan kami langsung melakukan penelusuran dan pengembangan," tulis saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Rabu (23/6) siang.

Dari pengembangan tersebut, lanjut dia, berhasil memenangkan identitas pelaku hingga menemukan tempat persembunyiannya. "Ada tiga pelaku, satu berhasil kami tangkap, dua lainnya masih dalam pengejaran," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Irwan membeberkan, kejadian tersebut bermula saat korban dan rekan bernama Yogi terlibat dalam permasalahan dua bulan lalu hingga perkelahian.

"Saat itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Itu korbannya ya si korban ini (Wiwin)," jelasnya.

Namun, lanjut dia, ternyata kelompok pelaku masih tidak menerima. Hingga mereka mendatangi rumah korban.

Baca Juga: Kompleks Candi Arjuna Dieng Ditutup Sementara

"Saat itu yang punya masalah yakni Yogi justru tidak datang. Jadi hanya teman temanya yang datang ke sana," tulisnya.

Mereka yang tiba di rumah korban, lanjut dia, langsung masuk ke dalam kamar korban. Ibu korban yang sempat khawatir karena melihatnya juga sempat melapor ke RT setempat. Ketika ibu kembali setelah melapor ke RT, para pelaku meninggalkan lokasi dan mengatakan korban sedang tidur. Esok biasanya ternyata korban ditemukan sudah tidak bernyawa.

"Korban mengalami luka di kepala karena hantamam piring hingga meninggal," ujarnya.

Terkait kasus ini, penanganan lebih lanjut ditangani oleh Polsek Tembalang.

"Kasus ini ditangani oleh Polsek Tembalang. Saya juga sudah memerintahkan untuk melakukan tindak kejahatan lainnya," jelasnya.

Dalam kasus ini pelaku dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman 15 tahun dan 12 tahun penjara.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Pemkab Grobogan Bakal Perketat Pengawasan Orang Asing

Jumat, 24 September 2021 | 20:29 WIB
X