Rutin Patroli, Satpol PP Pastikan Segel 28 Tempat Karaoke

- Rabu, 23 Juni 2021 | 19:01 WIB
Petugas gabungan Satpol PP, Polres dan Kodim 0716/Demak melakukan patroli mengecek langsung tempat karaoke yang telah disegel. (sm/dok)
Petugas gabungan Satpol PP, Polres dan Kodim 0716/Demak melakukan patroli mengecek langsung tempat karaoke yang telah disegel. (sm/dok)

DEMAK, suaramerdeka.com - Satpol PP Pemkab Demak memastikan sebanyak 28 tempat karaoke di Kabupaten Demak masih dalam status disegel. Dengan status tersebut maka usaha hiburan malam itu pun tidak diizinkan beroperasi.

Tim gabungan Satpol PP bersama Polres Demak dan Kodim 0716/Demak rutin melakukan patroli untuk memastikan tempat karaoke masih tersegel.

"Patroli yang dilakukan setiap malam bersamaan dengan penerapan PPKM mikro di semua wilayah Kabupaten Demak," kata Kasatpol PP Pemkab Demak, Ridhodhin, kemarin.

Baca Juga: Giliran Suplemen Terapi Penyembuhan Covid-19 Jalani Uji Klinis

Dia menuturkan, langkah Satpol PP tersebut dalam rangka menegakan Perda Nomor 11 tahun 2018 tentang Penyengaraan Usaha Hiburan di Kabupaten Demak yang didalamnya mengatur ketentuan tempat karaoke tersebut.

Untuk itu, Pemkab Demak telah mengambil tindakan nyata berupa penutupan dan penyegelan yang telah dilakukan dua kali sepanjang tahun 2019 dan 2021.

Pada tahun 2019 jumlah tempat usaha karaoke di Demak sebanyak 37 lokasi. Namun pada itu semua bangunan tempat karaoke yang ada di atas tanah PSDA dan BBWS sudah dilakukan, sehingga kini tersisa 28 lokasi yang berdiri di atas tanah milik warga.

Baca Juga: HUT Kota Madiun ke 103, Dandim Madiun: Selamat Ulang Tahun Kota Pendekar, Terus Maju Dan Berkembang

Penindakan belakangan ini dibarengi dengan program PPKM mikro yang berlaku di Kabupaten Demak. Selama penerapan PPKM mikro, Satpol PP bersama Satgas Covid-19 tingkat kabupaten akan bertindak tegas tindakan yang terjadi jika terjadi massa.

Sementara itu anggota Fraksi Partai Gerindra, H Marwan mengatakan bahwa Perda No 11 tahun 2018 didasarkan pada keberadaan karaoke yang meresahkan masyarakat dan dipandang mencoreng citra Demak Kota Santri.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X