Kasus Covid-19 Kota Semarang Tembus 2.000, DPRD: Jangan Kesampingkan Penyakit Lain

- Rabu, 23 Juni 2021 | 17:04 WIB
Wahyu Liluk Winarto/Foto semarangku.pikiran rakyat
Wahyu Liluk Winarto/Foto semarangku.pikiran rakyat

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kasus Covid-19 di Kota Semarang sudah melebihi 2.000 kasus, tepatnya 2.107 pada Rabu (23/6). Tingginya angka kasus tersebut, menyebabkan Bed Occupancy Rate (BOR) di sejumlah rumah sakit yang angkanya sudah mencapai lebih dari 90 persen.

Pemerintah Kota Semarang pun terus berusaha menambah tempat tidur untuk rawat pasien Covid-19. Baru-baru ini, ada sebanyak 390 tempat tidur disediakan. Terdiri dari 200 tempat tidur di asrama mahasiswa UIN Walisongo, Ngaliyan.

Kemudian sebanyak 90 tempat tidur di wilayah Wonolopo, Mijen, tepatnya di Gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat Unimus. Serta Yayasan Mentari Harapan Bangsa yang menyediakan gedung Miracle Healing Center (MHC) di kawasan Marina dengan kapasitas 100 tempat tidur.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Kota Semarang Tembus 2.000, Angka Kesembuhan Naik Signifikan Capai 942 Orang

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wahyu ''Liluk'' Winarto menuturkan, tingginya kasus ini harus diperhatikan secara khusus. Tidak hanya pemerintah, namun juga warga Kota Semarang. Harus disiplin menerapkan 5 M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

''Pemerintah Kota Semarang dan Dinas Kesehatan Kota Semarang sudah bekerja luar biasa. Namun itu, belum cukup. Masyarakat harus patuhi protokol kesehatan untuk menekan persebaran Covid-19,'' ujar pria yang akrab disapa Liluk ini.

Meski demikian, Lilik juga mengingatkan kepada Dinas Kesehatan dan juga rumah sakit, untuk tidak mengesampingkan pasien dengan penyakit-penyakit lain. Pasalnya, mereka juga membutuhkan perawatan yang baik, agar cepat pulih.

''Jangan kesampingkan penyakit lain, harus dilayani juga,'' tegasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menuturkan, kasus covid-19 terus mengalami lonjakan. Kasus Covid di Kota Semarang dari angka 300-an kasus kini meningkat sudah 700%.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X