UIN Walisongo Kerja Sama dengan Pemkot Semarang, Sediakan Rumah Isolasi Pasien Covid-19

- Rabu, 23 Juni 2021 | 10:36 WIB
Rektor UIN Walisongo, Prof Dr Imam Taufiq, MAg menandatangani MoU penanganan Covid-19. (suaramerdeka.com / dok)
Rektor UIN Walisongo, Prof Dr Imam Taufiq, MAg menandatangani MoU penanganan Covid-19. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - UIN Walisongo Semarang dan Pemerintah Kota Semarang bekerja sama mengatasi tingginya angka BOR (Bed Occupancy Rate), serta menekan penyebaran Covid-19 di Kota Semarang. Selasa (22/06)

Bersama Unimus dan Yayasan Mentari Harapan Bangsa, UIN Walisongo menyediakan tambahan rumah karantina penderita Covid-19 dan juga sentra vaksinasi bagi masyarakat Kota Semarang.

“Selain penanganan dari sisi medis, kami yang lagi repot hari ini soal tempat tidur. Orang sakit tiba-tiba sedemikian banyak, kapasitas rumah sakit sudah kita tingkatkan tapi selalu overload,” keluh Hendi, sapaan akrab wali kota saat melakukan penandatanganan MoU di UIN Walisongo, Selasa (22/6/2021).

Baca Juga: GOR Satria Purwokerto Bakal Ditutup Sementara, Sejumlah Pihak Menyayangkan

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dalam penandatanganan perjanjian kerjasmaa mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang meminjamkan fasilitas untuk dijadikan ruang perawatan pasien Covid-19

“Di saat yang genting seperti ini 390 tempat tidur ini adalah sebuah berkah buat warga Semarang khususnya kami Pemerintah Kota Semarang,” ujarnya.

Sebanyak 390 tempat tidur perawatan Covid-19, 200 di antaranya merupaka Ma'had UIN Walisongo Semarang, Ngaliyan. Aula II kampus III UIN Semarang juga menjadi sentra vaksinasi Kota Semarang, bagi warga yang berdomisili di wilayah barat.

Baca Juga: Ada Permasalahan dalam Pelaksanaan Program Penanganan Covid-19 dan PEN, Ini yang Ditemukan BPK

Menurut Hendi, dengan penambahan tiga lokasi tersebut, melengkapi jumlah penambahan tempat tidur yang sebelumnya telah dilakukan oleh RSDC atau Rumah Sakit Darurat Covid sebanyak 106 kamar dengan 12 ICU.

Serta penambahan 100 tempat di Balai Diklat Ketileng. “Total ada tambahan sekitar 600 tempat tidur dalam seminggu ini,” imbuh Hendi.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DLH Kota Semarang Tetapkan 15 Sekolah Adiwiyata 2021

Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:51 WIB

Praktik Perjudian di Tiga Lokasi di Jateng Dibongkar

Kamis, 21 Oktober 2021 | 03:49 WIB

Hendi Dukung Desa Kekebalan Komunal AKABRI 1999

Rabu, 20 Oktober 2021 | 19:25 WIB
X