Selasa 22 Juni, Kasus Covid-19 Kabupaten Semarang Tambah 234, Dinkes: Ketersediaan Tempat Tidur Dinamis

- Selasa, 22 Juni 2021 | 19:33 WIB
TATA TEMPAT TIDUR: Perawat RSUD Bung Karno menata tempat tidur di salah satu ruang perawatan rumah sakit tersebut. (SM/Yusuf Gunawan)
TATA TEMPAT TIDUR: Perawat RSUD Bung Karno menata tempat tidur di salah satu ruang perawatan rumah sakit tersebut. (SM/Yusuf Gunawan)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang, dr Ani Rahardjo MPPM melalui Kabid P2P Dinkes, dr Hasti Wulandari menyebutkan, bila ketersediaan tempat tidur pada rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Semarang sifatnya dinamis.

“Sudah hampir satu minggu ini ICU rumah sakit di Kabupaten Semarang penuh, kamar bisa dipakai apabila ada pasien di ICU yang meninggal dunia. Hal yang sama juga dialami kabupaten/kota lain,” katanya.

Data yang dihimpun dari Dinkes Kabupaten Semarang memaparkan bila kasus warga yang terkomfirmasi positif Covid-19 cenderung meningkat setiap harinya.

Selama sehari, yakni Selasa (22/6), ada penambahan 234 orang yang positif. Rinciannya 70 kasus berasal dari klaster rumah tangga, 3 klaster pabrik, 4 klaster sekolah, dan 36 kasus dari klaster hajatan pernikahan.

Baca Juga: Keputusan PSBB atau Lockdown, Sekda DIY: Pusat yang Tentukan, Termasuk Biaya

Dengan begitu, data kumulatif positif Covid-19 hingga 22 Juni 2021 tercatat ada 13.734 kasus. Terdiri dari 1.553 kasus aktif, dengan rincian 190 kasus dengan gejala dan 1.363 kasus tanpa gejala.

Hingga kemarin, pasien positif Covid-19 di Bumi Serasi yang dinyatakan sembuh mencapai 11.689 orang atau bertambah 127 orang dari sehari sebelumnya, kemudian warga yang meninggal dengan status positif Covid-19 bertambah tiga orang dari sehari sebelumnya, menjadi 492 orang.

dr Hasti mengungkapkan, baru-baru ini ada perburukan status kesehatan warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah singgah terpusat dan mereka yang isolasi mandiri di rumah.

Baca Juga: Atasi BOR di Atas 90 Persen, 3 Pihak Ini Sepakat Bantu Sediakan Tempat Karantina

Karena semua rumah sakit ICU-nya dan ruang isolasi perawatannya penuh, akhirnya pihak RSUD dr Gunawan Mangunkusumo Ambarawa membuka kamar lagi untuk menerima pasien tersebut.

“Jadi semuanya masih tertangani. Kemarin-kemarin memang ada permintaan ke rumah sakit, tetapi hari ini tidak ada. Prinsipnya data ketersediaan kamar rumah sakit sifatnya dinamis, setiap jam bisa berubah,” ungkap dia.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jumlah Orang jateng yang Telah Divaksin capai 8,7 Juta

Selasa, 14 September 2021 | 21:50 WIB

KNPI Siapkan Program Vaksinasi Covid-19 Seribu Dosis

Minggu, 12 September 2021 | 16:40 WIB

Akses Desa Kemambang dan Desa Wirogomo Terhubung

Minggu, 12 September 2021 | 16:13 WIB
X