Langgar Aturan, Beton Penutup Gorong-Gorong Jalan Ketapang Raya Akan Dirapikan

- Sabtu, 20 Agustus 2022 | 09:24 WIB
Beton yang menutup gorong-gorong di Jalan Ketapang Raya ditandai untuk dibongkar, Jumat 19 Agustus 2022. (suaramerdeka.com / Muhammad Arif Prayoga)
Beton yang menutup gorong-gorong di Jalan Ketapang Raya ditandai untuk dibongkar, Jumat 19 Agustus 2022. (suaramerdeka.com / Muhammad Arif Prayoga)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Para warga salah satu perumahan di Pedurungan Lor, mengeluhkan kondisi daerah sekitarnya yang seringkali tergenang air.

Mereka kemudian mengadukan permasalahan tersebut kepada DPRD Kota Semarang, yang ditindaklanjuti dengan diminta beraudiensi bersama Dinas Perkerjaan Umum (DPU).

Diketahui, jika ternyata pembangunan gorong-gorong di perumahan itu tertutup beton miring sehingga melanggar Perda No. 22 Tahun 2011 tentang Perizinan Penyambungan Jalan Masuk (PJM).

Baca Juga: Intai Asmara Zodiak Hari Ini 20 Agustus 2022: Aries Romantis, Eksperimen Gemini, Taurus Beri Cintamu!

Warga perumahan di Pedurungan Lor, Tri Sulistiyanta, menyampaikan, pembangunan PJM harus memiliki izin terpisah dari pembangunan perumahan.

Salah satu perumahan di Pedurungan Lor, ternyata diketahui belum memiliki izin PJM.

Tidak hanya itu, pembangunan PJM-nya pun dianggap menyalahi aturan Perda.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang 19 Agustus 2022: Berawan, Diguyur Hujan Ringan pada Malam Hari

Imbasnya, air di perumahan tersebut seringkali sulit untuk surut, yang akhirnya membuat sejumlah perumahan lain di sekitarnya ikut tergenang saat hujan deras.

"Aturan Perdanya menyebutkan, harus ada pembuatan inlet drainase selebar 50 persen dari jalan masuk bangunan itu."

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keamanan Wakaf, Kemenag Lakukan Pendataan Tanah Wakaf

Jumat, 30 September 2022 | 06:10 WIB

Warga Semarang Antusias Daftarkan Diri Jadi Panwascam

Rabu, 28 September 2022 | 16:43 WIB

Berkisah Karut Marut Kopi Indonesia di Kota Semarang

Rabu, 28 September 2022 | 05:20 WIB
X