Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Kebijakan Public Transport Day Dihentikan

- Senin, 21 Juni 2021 | 20:21 WIB
Walikota Semarang Hendi (Foto :suaramerdeka.com /dokumentasi.)
Walikota Semarang Hendi (Foto :suaramerdeka.com /dokumentasi.)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Menyikapi kasus Covid-19 yang melonjak luar biasa di Semarang, Kebijakan Public Transport Day Dihentikan Sementara.

Saat ini, pertambahan kasus Covid di Kota Semarang dari angka 300-an kasus meningkat sudah 700%.

Saat ini, penderita Covid-19 mencapai 1.992 orang, lonjakan kasus Covid ini sudah luar biasa.

Baca Juga: PPDB Jateng Jalur Zonasi Jenjang SMA Dibuka Hingga 24 Juni, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi pun menghentikan sementara kebijakan Public Transport Day.

Kebijakan ini, yakni mewajibkan Pegawai ASN maupun non ASN di lingkungan Pemerintah Kota Semarang menggunakan transportasi umum atau online saat bekerja. Dilaksanakan setiap hari Selasa, mulai 8 Juni lalu sampai 6 Juli mendatang.

Public Transport Day atau Hari Angkutan Umum diberlakukan untuk menyambut hari lingkungan hidup yang jatuh pada tanggal 5 Juni. Semangatnya untuk mengurangi pemakaian kendaraan pribadi.

Baca Juga: Jogo Tonggo, Jangan Lepas Masker, Segera Pulang Saat Ada Kerumunan

Setiap Selasa diberlakukan tarif parkir insidentil dan progresif di Kota Semarang bagi kendaraan pribadi roda 2 dan roda 4.

Hari Angkutan Umum sudah berjalan dua kali, yakni pada Selasa (8/6) dan Selasa (15/6). Saat berlangsung, kepadatan lalu lintas di Kota Semarang, berkurang signifikan.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BST Cair, Mekanisme Penyaluran Bansos Digodog

Rabu, 21 Juli 2021 | 18:41 WIB
X