Cegah Klaster Mal, Swalayan Ramai Manyaran Disegel: Salah Satu Karyawan Diduga Positif Covid-19

- Senin, 21 Juni 2021 | 14:40 WIB
Swalayan Ramai Manyara disegel sementara (suaramerdeka.com/Istimewa)
Swalayan Ramai Manyara disegel sementara (suaramerdeka.com/Istimewa)


SEMARANG, suaramerdeka.com - Satpol PP Kota Semarang bersama petugas gabungan TNI Polri menyegel sementara Swalayan Ramai Manyaran, Jalan Abdurrahman Saleh karena salah satu karyawan diduga positif Covid 19, Senin 21 Juni 2021.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan mendapat aduan dari kecamatan bahwa karyawan di Swalayan Ramai ada yang terindikasi positif Covid 19.

"Karena begitu positif, itu kalau dibiarkan akan menjadi klaster mal. Itu yang tidak kami inginkan makanya kami segel sementara,” ucapnya.

Baca Juga: Angka Kasus Covid-19 di Bawah 600 selama Sepekan, Korsel Rencanakan Pelonggaran Social Distancing Mulai 1 Juli

Fajar pun meminta agar pengelola harus melakukan swab kepada semua karyawannya sebelum membuka operasionalnya kembali.

"Syaratnya, swalayan ini harus ada laporan bahwa semua karyawan harus swab. Kalau sudah semua akan dibuka,” ucapnya.

Camat Semarang Barat, Heru Soekandar menambahkan pihaknya telah mendapat laporan dari warga bahwa salah satu keluarga karyawan Swalayan Ramai positif Covid. Namun, yang bersangkutan masih tetap berangkat kerja.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo Ulang Tahun Ke-60, Banjir Ucapan Selamat

“Saya juga sudah memperingatkan kepada owner. Namun, berdasarkan keterangan yang bersangkutan tetap masuk kerja,” ucapnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DLH Kota Semarang Tetapkan 15 Sekolah Adiwiyata 2021

Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:51 WIB
X