Lurah Hebat: Kelurahan Dadapsari Punya Dua Masjid Bersejarah

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 20:44 WIB
Masjid Menara Dadapsari Semarang (Istimewa)
Masjid Menara Dadapsari Semarang (Istimewa)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Lurah Dadapsari, Semarang Utara, Puji Winarni berupaya mengembangkan wisata religi di wilayah Dadapsari.

Memiliki dua masjid bersejarah menjadi modal dalam upaya tersebut. Yakni Masjid Menara di Jalan Layur, Kampung Melayu dan Masjid Mbah Soleh Darat di Jalan Kakap No.212, Dadapsari.

Masjid Menara yang merupakan masjid kuno dengan arsitektur arab melayu dengan gaya tradisional jawa. Lokasinya di wilayah RT 07 RW 04.

Baca Juga: Viral Dugaan Pelecehan Karyawan Kawan Lama Group, Berawal dari Permintaan Jadi Foto Model Produk

Wilayah tersebut dikenal sebagai Kampung Melayu, menjadi lokasi mendaratnya kapal – kapal dari para pedagang yang mayoritas berasal dari Arab dan India pada zaman dulu," ujarnya, kemarin.

Sedangkan masjid yang kedua adalah Masjid Mbah Soleh Darat. Kyai Soleh Darat adalah salah satu ulama besar yang merupakan Guru dari pendiri NU. Beliau juga banyak menghasilkan yang kental dengan ajaran agama Islam.

''Di Lelurahan Dadapsari juga terdapat wisata kuliner yang terkenal dengan menu makanan yang dipengaruhi oleh budaya dari arab. Seperti nasi kebuli, nasi tomat, nasi briyani, roti Maryam, kebab, kopi arab dan lain sebagainya,'' ujar Puji Winarni.

Baca Juga: Putri Candrawathi Tersenyum Foto Bareng Brigadir J, Gestur Tangannya jadi Sorotan

Kawasan Semarang Lama

Kampung Melayu di Kelurahan Dadapsari masu dalam proyek pengembangan Kawasan Semarang Lama setelah Kota Lama sebagai warisan dunia (World Heritage).

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X