Geram Siap Bekali Narapidana Salatiga dengan Keterampilan

- Sabtu, 19 Juni 2021 | 08:48 WIB
Para pengurus Geram, mahasiswa UKSW,  dan para napi berfoto bersama Kepala Rutan Salatiga. (suaramerdeka.com / Moch Kundori)
Para pengurus Geram, mahasiswa UKSW, dan para napi berfoto bersama Kepala Rutan Salatiga. (suaramerdeka.com / Moch Kundori)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Yayasan anti narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) yang tergabung dalam DPC Gerakan Rakyat Anti Madat (Geram) Salatiga siap bekerjasama dengan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 2 B Salatiga untuk membekli para warga binaan atau nara pidana (napi) berbagai keterampilan.

Diharapkan saat bebas nanti, mereka bisa kembali ke masyarakat dan berkarya untuk keluarga. Ketua DPC Geram Salatiga, Ohan Hiya mengatakan,  dalam rangka peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh pada 26 Juni 2021 ini, Geram Salatiga melakukan berbagai kegiatan.

Salah satunya bekerja sama dengan mahasiswa Keperawatan UKSW, melakukan pengkajian perilaku narapidana terkait narkoba.

Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Gathering Mahasiswa Untidar Bertambah

Kegiatan dipimpin Divisi Pencegahan dan  Rehabilitasi DPC Geram  Salatiga yang juga dosen UKSW Rosiana Eva Rayanti  S Kep MSN dan Fiane de Frestes S Kep MAN. 

Kegiatan lainnya juga pemeriksaan kesehatan dan wawancara pada 60 narapidana yang pemakai narkoba pada 17-19  Juni di Rutan Salatiga

"Geram akan melakukan penandatangan nota kesepahaman dengan Rutan Salatiga, yang isinya di antaranya memfasilitasi pelatihan-pelatihan seperti menjahit. Kami akan menggandeng donatur dan dinas terkait untuk penyediaan pelatihan ini. Ini wujud kepedulian Geram, agar para napi pemakai narkoba ini nantinya bisa mandiri dan diterima masyarakat setelah bebas dari tahanan," kata Ohan.

Baca Juga: Pengendalian Covid-19 Menyeluruh Penting Pulihkan Ekonomi

Kepala Rutan Kelas 2 B Salatiga Andri Lesmano menyambut positif apa yang dilakukan Geram dalam pemeriksaan kesehatan kepada warga Rutan ini. Termasuk rencana pemberian fasilitas keterampilan itu adalah hal positif untuk para warga binaan.

"Ke depan diharapkan warga binaan memiliki kemampuan keterampilan sesuai bakatnya seperti menjahit, dan lainnya, sehingga, saat kembali ke masyarakat nanti, bisa bermanfaat bagi keluarga, dan berperan dalam pembangunan.”

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Angka Stunting di Salatiga Masih di Bawah Jateng

Selasa, 4 Oktober 2022 | 09:06 WIB

Operasi Zebra, Polres Salatiga Terapkan ETLE

Senin, 3 Oktober 2022 | 17:18 WIB

150 Peserta Ikuti Latihan Gabungan PMR PMI Salatiga

Senin, 3 Oktober 2022 | 05:20 WIB

PLN Salatiga Tambah Pelanggan Premium

Rabu, 21 September 2022 | 18:55 WIB
X