Kasus Pembunuhan Mutilasi di Ungaran, Tetangga Kos Tak Dengar Ada Mutilasi di Kamar

- Kamis, 28 Juli 2022 | 19:54 WIB
Terduga pelaku pembunuhan mutilasi menjalani reka ulang pembunuhan di tempat kos di Jalan Soekarno-Hatta Km 30 Bergas Kabupaten Semarang, Kamis, 28 Juli 2022. (suaramerdeka.com/dok)
Terduga pelaku pembunuhan mutilasi menjalani reka ulang pembunuhan di tempat kos di Jalan Soekarno-Hatta Km 30 Bergas Kabupaten Semarang, Kamis, 28 Juli 2022. (suaramerdeka.com/dok)

Baca Juga: Baca Fakta Unik Yartsa Gunbu, Jamur Termahal di Dunia yang Miliki Segudang Manfaat, Bisa Cegah Kanker

Tampak hadir Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika HA menyaksikan proses rekonstruksi itu.

Kasatreskrim Polres Semarang AKP Agil Widya Sampurna mengatakan, pihaknya telah melakukan 21 adegan rekonsrtruksi yakni saat tersangka melakukan pembunuhan di wilayah kabupaten Semarang dan melarikan diri ke Tegal.

Tujuan rekonstruksi ini, menyelaraskan dan mengetahui secara langsung bahwa pelaku melakukan perbuatan sesuai fakta, data, dan barang bukti, serta keterangan saksi yang diperoleh polisi.

"Titik lokasi rekonstruksi ada lima tempat. Yakni, satu di tempat pembunuhan, dan empat di lokasi pembuangan," katanya.

Baca Juga: Cocok buat Pemula, Ini 6 Aglonema Termurah di Bawah Rp50.000. Nggak Kalah Cantik dengan yang Mahal

Fakta baru yang ditemukan, lanjut Agil, tersangka memalsukan surat nikah yang ditunjukkan ke ibu kos. Tujuannya agar bisa masuk kamar bersama korban.

Seperti diketahui, kronologi kejadian pembunuhan mutilasi ini, pada Sabtu 16 Juli 2022 di tempat kos di Jalan Soekarno-Hatta Km 30 Bergas Kabupaten Semarang, antara korban dan tersangka terjadi cekcok.

Kemudian pada Minggu 17 Juli pukul 01.00, korban dicekik, kemudian meninggal.

Setelah korban dalam kondisi meninggal, mayat dipotong-potong dengan pisau dapur. Aksi memotong tubuh ini dilakukan di kamar.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berebut Menangkap Ikan di Sendang dalam Tradisi Iriban

Minggu, 4 Desember 2022 | 22:46 WIB

Korban Gempa Cianjur Dibantu Senilai Rp 500 Juta

Jumat, 25 November 2022 | 19:27 WIB

Ribuan Guru Senam Bersama Meriahkan HUT Ke-77 PGRI

Senin, 21 November 2022 | 21:02 WIB
X