Kasus Pembunuhan Mutilasi di Ungaran, Tetangga Kos Tak Dengar Ada Mutilasi di Kamar

- Kamis, 28 Juli 2022 | 19:54 WIB
Terduga pelaku pembunuhan mutilasi menjalani reka ulang pembunuhan di tempat kos di Jalan Soekarno-Hatta Km 30 Bergas Kabupaten Semarang, Kamis, 28 Juli 2022. (suaramerdeka.com/dok)
Terduga pelaku pembunuhan mutilasi menjalani reka ulang pembunuhan di tempat kos di Jalan Soekarno-Hatta Km 30 Bergas Kabupaten Semarang, Kamis, 28 Juli 2022. (suaramerdeka.com/dok)

Korban, Kholidatunni'mah menyewa kamra di kamar nomor 18. Kebetulan korban juga bekerja di sebuah perusahaan swasta di sekitar lokasi kos-kosan.

Kos-kosan ini dihuni para pekerja pabrik. Korban sendiri kos di tempat itu baru 1,5 bulan.

Semua tetangga kos tidak ada yang tahu, jika di kamar itu dijadikan tempat pembunuhan disertai mutilasi.

Sebab, tidak ada suara jeritan, kegaduhan dan semacamnya yang menjadikan seseorang terbunuh.

Baca Juga: Terungkap, Ini Cara Jitu Menjinakan Burung Perkutut yang Giras dengan Daun Pandan, Dijamin Langsung Gacor

"Tidak ada jejaknya. Saya membersihkan kamar No 18 saja, tidak ada tanda-tanda pembunuhan di kamar itu," kata Annisa(30) pengelola kos-kosan itu.

Annisa menyebut, membersihkan kamar pada tanggal 23 Juli. Adapun mayat korban ditemukan polisi pada 24 Juli 2022.

Saat membersihkan kamar itu, Annisa juga tidak merasakan bau anyir atau bangkai sehingga tidak menyangka terjadi pembunuhan disertai mutilasi di kamar itu.

Polres Semarang bersama Kejaksaan Negeri melakukan reka ulang pembunuhan itu pada Kamis, 28 Juli 2022.

Sebanyak 21 adegan dipraktikkan dalam reka ulang itu yang menghadirkan tersangka.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berebut Menangkap Ikan di Sendang dalam Tradisi Iriban

Minggu, 4 Desember 2022 | 22:46 WIB

Korban Gempa Cianjur Dibantu Senilai Rp 500 Juta

Jumat, 25 November 2022 | 19:27 WIB

Ribuan Guru Senam Bersama Meriahkan HUT Ke-77 PGRI

Senin, 21 November 2022 | 21:02 WIB
X