Kota Semarang Berhasil Pertahankan Predikat Kota Layak Anak

- Minggu, 24 Juli 2022 | 19:45 WIB
Menteri PPPA Bintang Puspayoga memberikan penghargaan Semarang Kota Layak Anak yang diserahkan kepada Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu. (suaramerdeka.com/dok)
Menteri PPPA Bintang Puspayoga memberikan penghargaan Semarang Kota Layak Anak yang diserahkan kepada Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu. (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kota Semarang kembali mendapatkan predikat Kota Layak Anak kategori Nindya untuk tahun 2022 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Penghargaan yang diberikan Menteri PPPA Bintang Puspayoga tersebut pun diterima Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu yang mewakili Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Hotel Novotel Bogor Golf Resort and Convention Center, belum lama ini.

Adapun predikat Kota Layak Anak kategori Nindya sendiri berhasil dipertahankan oleh Kota Semarang sejak tahun 2019.

Sebelumnya, pada 2017 Kota Semarang mendapatkan predikat kategori Pratama. Kemudian meningkat menjadi kategori Madya di 2018, dan lalu kembali naik kategori di tahun selanjutnya menjadi Nindya hingga saat ini.

Baca Juga: Kolektor para Sultan, Ini 7 Aglonema Termahal yang Wajib Dikoleksi Pecinta Tanaman Hias

Terkait penghargaan tersebut, Menteri PPPA, Bintang Puspayoga, berharap raihan predikat yang didapatkan dapat menjadi penyemangat untuk lebih melindungi kelompok anak di berbagai daerah, termasuk Kota Semarang.

“Semoga penghargaan ini tidak hanya dilihat sebagai tujuan akhir, tetapi sebagai penyemangat untuk semakin maju dalam memenuhi hak dan melindungi anak,” tekan Bintang.

Dirinya pun berharap daerah yang telah mendapatkan prestasi baik, seperti Kota Semarang, dapat menjadi inspirasi serta membagikan praktik-praktik baiknya bagi daerah lain.

Hal itu ditekankannya sebagai cara untuk mendorong terwujudnya sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing, serta mewujudkan Indonesia Layak Anak (Idola) 2030 dan Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Terkuak! Sebelum Meninggal di Rumah Irjen Sambo, Brigadir J Sempat Menangis Ketakutan Terima Ancaman Ini

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ditampart Berkeliling Kampanyekan Kerentanan Pesisir

Kamis, 8 Desember 2022 | 05:30 WIB

Digital Contruction Jadi Akselarasi Pembangunan

Rabu, 7 Desember 2022 | 05:35 WIB
X