Panglima TNI Sebut Penembakan Istri TNI di Semarang Gunakan Senjata Rakitan

- Minggu, 24 Juli 2022 | 19:15 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. (suaramerdeka.com/dok)
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Seorang istri anggota TNI di Banyumanik, Semarang baru-baru ini mendapat serangan tembakan oleh sekelompok orang tak dikenal di rumahnya.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyebut istri anggota TNI di Semarang ditembak menggunakan senjata rakitan.

Senjata dan juga penyedia senjata sudah diamankan petugas.

"Jadi senjata yang dipakai itu senjata rakitan, kita sudah tangkap juga," ujar Andika di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu 24 Juli 2022.

Baca Juga: Suami Korban Diduga Dalang Penembakan di Banyumanik

Para pelaku sendiri sudah berhasil diamankan oleh petugas gabungan diantaranya empat pelaku serta satu orang penyedia senjata rakitan tersebut.

"Tim dari Polri dan gabungan dari jajaran Kodam di Jawa Tengah, ini kan sudah berhasil menangkap semua pelaku 4 orang plus 1 orang yang menyiapkan senjata," tambahnya.

Sebelumnya, Andika menyebut kasus penembakan istri TNI di Semarang ini didalangi oleh suaminya sendiri, Kopda M.

Saat ini petugas masih melakukan pengejaran terhadap Kopda M yang menghilang pasca kejadian penembakan.

Baca Juga: Sejarah Kelam Umat Islam di Bulan Muharram, Gugurnya Husain Bin Ali Cucu Nabi Muhammad SAW

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

AM Jumai Terpilih Kembali sebagai Ketua FKSB

Senin, 5 Desember 2022 | 09:04 WIB

Muallaf Kota Semarang Berziarah ke Sunan Gunung Jati

Senin, 5 Desember 2022 | 08:30 WIB

LPTQ Kota Semarang Gelar Raker di Solo, Ini Hasilnya

Minggu, 4 Desember 2022 | 21:05 WIB
X