Agar Lebih Awet, Daging Kurban Diolah Menjadi Rendang

- Sabtu, 23 Juli 2022 | 20:00 WIB
KURBAN : Ketua Baznas Jateng, KH. Ahmad Daroji berbincang dengan Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Sinoeng N di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Salatiga, belum lama ini. (suaramerdeka.com/dok)
KURBAN : Ketua Baznas Jateng, KH. Ahmad Daroji berbincang dengan Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Sinoeng N di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Salatiga, belum lama ini. (suaramerdeka.com/dok)

SALATIGA, suaramerdeka.com – Proses pendistribusian daging sapi dari penyembelihan hewan kurban di Kota Salatiga agar sedikit berbeda. Nantinya daging sapi yang sudah dipotong akan diolah menjadi rendang dan kornet dalam sebuah kemasan kaleng.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Baznas Jateng, KH. Ahmad Daroji saat memberikan sambutan di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Salatiga, belum lama ini.

Menurutnya, pengolahan daging sapi kurban menjadi produk makanan kaleng merupakan inovasi baru yang dilakukan. Agar daging yang kita bagikan bisa awet dan tahan lama karena di vakum.

Baca Juga: Ramalan Kartu Tarot Shio Kuda Agustus 2022: Rezeki Bakal Gede, Waspadai Musuh dalam Selimut

“ Pada tahun 2022 ini sapi yang masuk berjumlah 47 ekor sapi. Nantinya akan kita sembelih di RPH Salatiga sebanyak 25 ekor, sisanya akan disembelih di Kabupaten Boyolali 22 ekor sapi. Dari hasil penyembelihan tersebut akan kita jadikan rendang sebanyak 26.400 kaleng dan akan menjadi kornet 43.200 kaleng. Semoga bisa bermanfaat,” kata Ahmad.

Selanjutnya, dalam pemberian bantuan Baznas yang akan diberikan ke daerah, selain sembako juga akan ditambahkan makanan kaleng tersebut.

“Untuk pengalengan tersebut sudah kami lakukan Focus Group Discussion (FGD), karena dalam prosesnya dan awetnya bisa untuk jangka waktu lama. Dan fatwa MUI sudah mengatakan bahwa membolehkan hal tersebut untuk dikalengkan dan pembagiannya bisa lebih lama dan bermanfaat,”jelasnya.

Baca Juga: Curi Satu Poin, Pelatih Rans Syukuri Hasil Laga

Ahmad Daroji menambahkan bahwa pengalengan daging sapi kurban ini sudah masuk tahun ketiga pelaksanaan. Dan ini berasal dari berbagai instansi baik dari Gubernur, Bank jateng, Baznas Provinsi dan Baznas Kabupaten/Kota di Jawa Tengah dan pihak lain.

Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi menyambut baik hal tersebut. Bahwa pengalengan daging kurban ini baru pertama kali dan sudah mendapatkan fatwa MUI didalam mendistribusikannya. Sehingga hal tersebut sudah sah dan sesuai dengan syariat.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Korban Gempa Cianjur Dibantu Senilai Rp 500 Juta

Jumat, 25 November 2022 | 19:27 WIB

Ribuan Guru Senam Bersama Meriahkan HUT Ke-77 PGRI

Senin, 21 November 2022 | 21:02 WIB

Grup Rebana SMPN 1 Bringin Maju Lomba Tingkat Jateng

Rabu, 16 November 2022 | 19:32 WIB
X