KPK Awasi Pemerintah Kota Semarang

- Jumat, 18 Juni 2021 | 19:13 WIB
Wali Kota Semarang bersama Direktur 3 Korsup KPK Brigjen Pol Bahtiar U Permana Dalam acara Rakor Monev dan Program Pemberantasan Korupsi di Balai Kota Semarang, Jumat (18/6).
Wali Kota Semarang bersama Direktur 3 Korsup KPK Brigjen Pol Bahtiar U Permana Dalam acara Rakor Monev dan Program Pemberantasan Korupsi di Balai Kota Semarang, Jumat (18/6).

SEMARANG, suaramerdeka.com - KPK akan terus mengawasi tata kelola pemerintahan di Pemerintah Kota Semarang.

Salah satunya melalui aplikasi Monitoring Control for Prevention (MCP), di mana pemerintah daerah diminta menyampaikan laporannya tanpa harus menunggu tim KPK datang untuk monitoring.

Melalui aplikasi ini semua daerah bisa terpetakan. Baik dari sisi perbaikan tata kelola pemerintahan maupun juga penyelamatan keuangan dan aset daerah.

Baca Juga: Pensiun MotoGP, Valentino Rossi: Hanya Imajinasi Jurnalis Terlalu Tinggi

Direktur 3 Korsup KPK, Brigjen Pol, Bahtiar U Purnama pun memberikan apresiasi terkait keseriusan Pemerintah Kota Semarang dan aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi. Apalagi, nilai MCP yang diperoleh Kota Semarang tinggi.

"Saya percaya ini bukan hanya peran Wali Kota saja. Melainkan juga hasil kerja keras dari bapak ibu OPD yang mengemban amanah dengan baik dari mulai perencanaan, peningkatan pendapatan daerah, dan lain-lain," tuturnya dalam kegiatan Rapat Koordinasi, Monitoring dan Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi, di Balai Kota Semarang, Jumat (18/6).

Baca Juga: Penggemar Fast & Furious Menantikan Sequel Ke-9

Bahtiar menyampaikan, korupsi tidak akan pernah hilang selama manusia masih ada keinginan untuk memperkaya diri sendiri. Baik dari anggaran atau menerima sesuatu di luar hak. Karena itu, dirinya memberikan apresiasi kepada para pimpinan daerah yang tidak pernah tersangkut kasus korupsi.

"Pemerintah daerah memiliki sumber daya yang cukup besar. Maka itu kalian patut berbangga terhadap para pimpinan yang tidak pernah tersangkut kasus korupsi,'' ujarnya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menegaskan komitmennya untuk mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Semarang.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Sungai Jebol, Mangkang Wetan Dilanda Banjir

Senin, 17 Januari 2022 | 19:20 WIB
X