Tingkatkan Performa, Keamanan Fasilitas Pelabuhan Tanjung Emas Terus Ditingkatkan

- Rabu, 20 Juli 2022 | 06:45 WIB
Kegiatan capacity building workshop dan pelaksanaan table top drill and exercise fasilitas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang di Metro Park View Hotel Kota Lama Semarang, Selasa 19 Juli 2022. (suaramerdeka.com/Siswo Ariwibowo)
Kegiatan capacity building workshop dan pelaksanaan table top drill and exercise fasilitas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang di Metro Park View Hotel Kota Lama Semarang, Selasa 19 Juli 2022. (suaramerdeka.com/Siswo Ariwibowo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bersama U.S Coast Guard melaksanakan capacity building workshop dan pelaksanaan table top drill and exercise fasilitas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang di Metro Park View Hotel Kota Lama Semarang.

Salah satu tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut untuk meningkatkan performa keamanan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Kasubdit KPLP Capt Ramadhan Hasri Harahap mewakili Direktur KPLP Capt Weku Frederik Karuntu mengatakan, peningkatan performa keamanan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi berbagai macam bentuk tindak kejahatan.

Baca Juga: Lepas De Ligt, Juventus Kian Dekat Boyong Gleison Bremer dari Torino

Di antaranya, seperti, penyelundupan narkoba, barang-barang ilegal dan sejumlah hal lainnya melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

"Ini sebagai upaya untuk meningkatkan performa keamanan terhadap fasilitas pelabuhan di Semarang. Melalui penyempurnaan instrumen-instrumen peraturan yang mengatur implementasi ISPS Code," kata Ramadhan Hasri Harahap, Selasa 19 Juli 2022.

Menurut Ramadhan Hasri Harahap, sejak diberlakukannya ISPS Code pada 2004, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut selaku designated authority (otoritas yang ditunjuk) telah mengeluarkan aturan perundang-undangan.

Baca Juga: Matthijs de Ligt Resmi Gabung Bayern Muenchen, Dikontrak hingga 2027

Peraturan tersebut mengatur penerapan keamanan terhadap kapal dan fasilitas pelabuhan sesuai dengan ketentuan konvensi internasional.

Selain itu, berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor PP 31 tahun 2021 tentang penyelenggaraan bidang pelayaran bahwa drill (pelatihan) dilaksanakan paling sedikit sakali dalam 12 bulan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X