Maksimalkan Vaksinasi untuk Tekan PMK

- Minggu, 17 Juli 2022 | 17:59 WIB
Bupati Semarang Ngesti Nugraha selesai memvaksin sapi di kandang milik warga di Desa Lerep Ungaran Barat, baru-baru ini. (SM/Moch Kundori)
Bupati Semarang Ngesti Nugraha selesai memvaksin sapi di kandang milik warga di Desa Lerep Ungaran Barat, baru-baru ini. (SM/Moch Kundori)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Bupati Semarang Ngesti Nugraha akan menekankan kepada jajarannya di dinas terkait untuk memaksimalkan vaksinasi mencegah berkembangnya penyakit mulut dan kuku (PMK) yang belakangan banyak menyerang hewan.

Saat ini dari 4.300 dosis vaksin, baru terserap 1.314 dosis.

"Adanya droping vaksin untuk untuk hewan ternak, itu sebagai pencegahan PMK.

Upaya penanganan PMK ini juga perlu kerja sama berbagai pihak baik itu para medis hewan, maupun dari masyarakat itu sendiri," katanya.

Baca Juga: Ini 4 Alasan Bonsai Harganya Mahal, Salah Satunya Bisa Memperpanjang Usia Hidup Penghuni Rumah Pemiliknya

Bupati menjelaskan, walau pun dalam kondisi PMK ini, warga juga perlu merawat ternaknya semaksimal mungkin.

Artinya, warga jangan panik untuk terburu-buru menjual ternaknya dalam kondisi sakit maupun sehat, tetapi dirawat dulu.

Khawatirnya, jika panik menjualnya, yang terjadi adalah harga murah yang merugikan peternak itu sendiri.

"Sebaiknya hewan terkena PMK untuk dirawat dulu diambil menunggu antrian penjualan. Sebagian besar hewan yang terkena PMK jika dirawat dengan baik, akan sembuh," tuturnya.

Baca Juga: Catat ya Ini Hewan Peliharaan Lucu Pembawa Rezeki dan Hoki Bagi Majikan, Nomor 5 Hidup di Air

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Korban Gempa Cianjur Dibantu Senilai Rp 500 Juta

Jumat, 25 November 2022 | 19:27 WIB

Ribuan Guru Senam Bersama Meriahkan HUT Ke-77 PGRI

Senin, 21 November 2022 | 21:02 WIB

Grup Rebana SMPN 1 Bringin Maju Lomba Tingkat Jateng

Rabu, 16 November 2022 | 19:32 WIB
X