Dinsos Sosialisasi Perda: Kasih Uang ke Pengemis di Semarang, Bisa Dipenjara 3 Bulan dan Denda 1 Juta

- Rabu, 13 Juli 2022 | 19:08 WIB
Heru Soekendar (Instagram/dinsoskotasmg)
Heru Soekendar (Instagram/dinsoskotasmg)

SUARAMERDEKA.COM - Dinas Sosial Kota Semarang melakukan patroli untuk memberikan himbauan kepada masyarakat tentang larangan memberi uang kepada pengemis.

Patroli tersebut dilakukan di jalan-jalan, Pasar, dan traffic light di sekitar Kota Semarang.

"Apabila ada pengemis, mohon tidak diberi, sama-sama kena sanksi," kata salah satu petugas Dinsos menggunakan pengeras suara.

Baca Juga: Punya Manfaat Mistis Tangkal Santet, Ternyata Menanam Pohon Bidara Tak Bisa Sembarangan, Begini Caranya

Kepala Dinas Sosial Kota Semarang Heru Soekendar memberikan keterangan atas hal ini.

Ia menyampaikan bahwa warga yang kedapatan memberikan uang kepada pengemis di tempat umum dikenakan sanksi, merupakan implementasi Perda.

Hal ini sesuai yang tercantum dalam Perda No.5 tahun 2014 tentang adanya PGOT dan Perda No.5 tahun 2017 tentang ketertiban umum.

Baca Juga: Menanam Pohon Bidara Manjur Tolak Bala Hingga Obat Santet Disebutkan dalam Al Quran, Yuk Simak 7 Manfaatnya

"Terkait dengan Perda no. 5 tahun 2014 larangan memberikan sesuatu, baik pemberi maupun penerima kena sanksi," katanya, sebagaimana dikutip suaramerdeka.com dari Instagram @dinsoskotasmg.

Sanksi tersebut, yakni denda sebesar Rp1 juta atau kurungan paling lama 3 bulan.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

AM Jumai Terpilih Kembali sebagai Ketua FKSB

Senin, 5 Desember 2022 | 09:04 WIB

Muallaf Kota Semarang Berziarah ke Sunan Gunung Jati

Senin, 5 Desember 2022 | 08:30 WIB

LPTQ Kota Semarang Gelar Raker di Solo, Ini Hasilnya

Minggu, 4 Desember 2022 | 21:05 WIB
X