Tempat Tidur Bagi Pasien Covid-19 Semakin Menipis

- Kamis, 17 Juni 2021 | 17:50 WIB
SIAPKAN PERALATAN : Dua orang tenaga kesehatan di RSUD dr Loekmonohadi Kudus menyiapkan peralatan untuk ruang isolasi khusus pasien Covid-19.Foto: SMN/Saifiul Annas (Saiful Annas)
SIAPKAN PERALATAN : Dua orang tenaga kesehatan di RSUD dr Loekmonohadi Kudus menyiapkan peralatan untuk ruang isolasi khusus pasien Covid-19.Foto: SMN/Saifiul Annas (Saiful Annas)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Tempat tidur bagi pasien Covid-19 di Kota Semarang semakin menipis. Dari 1.717 tempat tidur yang ada, sementara sudah ada 1.539 pasien, maka jumlah tempat tidur bagi penderita Covid semakin menipis.

''Jumlah tempat tidur bagi penderita Covid-19 semakin menipis,'' ujar Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Karena itu, pekan depan Pemerintah Kota Semarang akan menambah 500 tempat tidur. ''Pekan depan akan kita siapkan tambahan 500 tempat tidur," tegasnya.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Pembelajaran Tatap Muka di Pati Ditunda

Sebelumnya, diberitakan, Pemerintah Kota Semarang akan membuka tambahan tempat isolasi.

Masing-masing yakni UIN Walisongo dengan kapasitas 200 tempat tidur, Kantor Diklat di Ketileng dengan kapasitas 100 tempat tidur, salah satu rumah sakit (RS) swasta baru dengan kapasitas 100 tempat tidur, serta salah satu ruang di gereja di kawasan Marina sebanyak 50 tempat tidur.

Baca Juga: Update Corona 17 Juni: Pasien Sembuh dari Covid-19 Hari Ini Total 1.771.220 Orang

Wali kota yang akrab disapa Hendi mengungkapkan bahwa kata kunci dalam menghadapi Covid ada dua, yaitu protokol kesehatan dan vaksinasi.

Saat ini, sambungnya memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak menjadi hal mutlak yang harus dilakukan.

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RSUD Kota Salatiga Zero Pasien Covid-19

Senin, 18 Oktober 2021 | 22:12 WIB

Muslimat dan Fatayat Dilatih Pemulasaraan Jenazah

Minggu, 17 Oktober 2021 | 21:25 WIB
X