Hendi: Mutasi Varian Baru Covid-19 Atau Lama Sama-Sama Bahayanya

- Kamis, 17 Juni 2021 | 16:15 WIB
Penutupan jalan Kota Semarang (suaramerdeka.com/dok)
Penutupan jalan Kota Semarang (suaramerdeka.com/dok)

 

SEMARANG, suaramerdeka.com - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, mengajak masyarakat untuk tegak lurus menjalankan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 ini.

Meningkatnya kasus penderita dalam beberapa pekan ini, membuat sejumlah rumah sakit dan gedung-gedung karantina selalu dalam batas maksimal.

Menanggapi varian baru Covid-19 di Kabupaten Kudus, pihaknya menyebut begitu berbahayanya Covid-19. Sehingga tidak bisa diremehkan

“Saya bertanya pada pakar, secara teknis katanya varian baru itu penularannya lebih cepat. Tapi yang saya bisa tegaskan mutasi Covid-19 dengan varian baru atau lama itu semuanya berbahaya, jangan diremehkan. Poinnya tetap jaga diri dengan disiplin protokol kesehatan,” ujanya di Kompleks Balai Kota kemarin

Baca Juga: Aplikasi Dagangan Kenalkan Pandawa Siaga

Untuk penanganan pasien yang terus bertambah, pihaknya telah membuka empat gedung karantina baru. Total berkapasitas 450 orang.

Di antaranya asrama Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo dengan kapasitas 200 tempat tidur (TT), kantor diklat di Ketileng sebanyak 100 TT, salah satu rumah sakit (RS) swasta baru dengan 100 TT, serta salah satu ruang di gereja di kawasan Marina sebanyak 50 TT.

Penutupan Jalan

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X