Lurah Hebat: Kelurahan Gayamsari Lestarikan Seni dan Budaya

- Jumat, 8 Juli 2022 | 06:45 WIB
Lurah Gayamsari Endang Sri Wahyuni SE (depan) sedang berlatih seni karawitan di Kampung Tematik Seni dan Budaya RW 03 Kelurahan Gayamsari, baru-baru ini. (suaramerdeka.com / dok Kelurahan Gayamsari)
Lurah Gayamsari Endang Sri Wahyuni SE (depan) sedang berlatih seni karawitan di Kampung Tematik Seni dan Budaya RW 03 Kelurahan Gayamsari, baru-baru ini. (suaramerdeka.com / dok Kelurahan Gayamsari)

 

SEMARANG, suaramerdeka.com – Makin jarangnya anak zaman sekarang yang susah berbahasa Jawa menjadi perhatian Lurah Gayamsari Endang Sri Wahyuni SE.

Karenanya, melalui gerakan Kampung Tematik Seni dan Budaya, Lurah Gayamsari mengajak warga masyarakat untuk melestarikan seni dan budaya Jawa.

“Kita prihatin dengan budaya Jawa yang mulai dilupakan. Anak-anak sekarang susah untuk berkomunikasi menggunakan bahasa Jawa. Padahal ini bahasa kita sendiri,” kata Lurah Gayamsari.

Karena itu, lanjut dia, bersama jajaran pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) membentuk kampung tematik seni dan budaya di wilayah RW 03.

Baca Juga: Tur Pramusim Manchester United Tak Diikuti Cristiano Ronaldo, Absen karena Urusan Keluarga

“Untuk menguri-uri budaya, setiap Selasa malam, di Kampung Seni dan Budaya, semua pengurus RT se-RW 03 belajar dan berlatih seni karawitan dan tari,” kata dia.

Endang mengatakan, pada kesempatan tersebut, pengurus RT juga mengikuti pelatihan pranatacara, atau pembawa acara dalam bahasa Jawa.

“Saya juga belajar menyampaikan sambutan dengan menggunakan bahasa Jawa,” katanya.

Menurut dia, kemampuan menabuh gamelan dan menari paguyuban Kampung Seni dan Budaya akan dipertunjuukan pada saat memperingati HUT ke-77 RI, Agustus mendatang.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bakso Viral Seafood Korea Ada di Kuliner Kauman

Jumat, 25 November 2022 | 20:04 WIB
X