Sebelum Ditutup, Holywings Semarang Pernah 3 Kali Disegel Saat Pandemi

- Rabu, 29 Juni 2022 | 12:48 WIB
Logo Holywings di kawasan Kota Lama Semarang, sudah dilepas. (Twitter @humairah922)
Logo Holywings di kawasan Kota Lama Semarang, sudah dilepas. (Twitter @humairah922)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Buntut viralnya kasus promo minuman keras gratis Holywings bagi pemilik nama Muhammad dan Maria terus memanjang.

Bahkan 6 orang karyawan Holywings telah ditetapkan sebagai tersangka.

12 outlet Holywings Jakarta juga resmi dicabut izinnya oleh pemerintah setempat melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo ke Ukraina Gunakan Kereta Luar Biasa, Intip Kemewahannya

Karena hebohnya masalah ini, pihak manajemen Holywings memutuskan menutup 36 dari 38 gerai miliknya di seluruh Indonesia.

Tak terkecuali Holywings Semarang yang juga akhirnya ditutup pihak manajemen.

Bahkan logo papan nama Holywings Semarang telah dicabut dan diturunkan.

Baca Juga: Suka Minum Kopi tapi Punya Hipertensi, Diabetes Serta Sering Mual? Begini Tipsnya

Rupanya sebelum akhirnya ditutup pihak manajemen, Holywings Semarang pernah 3 kali disegel saat pandemi.

Hal itu dikarenakan pihak Holywings Semarang melanggar jam operasional saat PPKM berlangsung.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keamanan Wakaf, Kemenag Lakukan Pendataan Tanah Wakaf

Jumat, 30 September 2022 | 06:10 WIB

Warga Semarang Antusias Daftarkan Diri Jadi Panwascam

Rabu, 28 September 2022 | 16:43 WIB

Berkisah Karut Marut Kopi Indonesia di Kota Semarang

Rabu, 28 September 2022 | 05:20 WIB
X