Jelang HUT Ke-76 Bhayangkara, Kapolda Jateng Tegaskan Jangan Jadi Backing Pelanggaran dan Khianati Polri

- Senin, 27 Juni 2022 | 19:10 WIB
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memberikan pesan kepada anggota saat memimpin apel pagi di halaman Mapolda Jateng, Senin, 27 Juni 2022. (Suaramerdeka.com/dokumentasi Humas Polda Jateng)
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memberikan pesan kepada anggota saat memimpin apel pagi di halaman Mapolda Jateng, Senin, 27 Juni 2022. (Suaramerdeka.com/dokumentasi Humas Polda Jateng)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Menyambut perayaan HUT Bhayangkara ke-76 tingkat nasional yang rencananya akan digelar di Akpol pada awal Juli 2022, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi meminta seluruh personilnya agar menjaga marwah Polda Jateng.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi berpesan kepada seluruh personil untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan menjaga pola hidup sederhana.

Kapolda juga meminta anggota untuk menjaga diri dari pelanggaran, terutama pelanggaran hukum.

Baca Juga: Marshanda Dikabarkan Hilang di Los Angeles, Sang Sahabat Minta Bantuan

Menurutnya apabila ditemukan adanya oknum yang menjadi beking dari pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat dan menempuh jalan yang melanggar hukum untuk memenuhi hawa nafsunya, maka personil itu akan dicap sebagai penghianat institusi Polri.

"Hidup kita pilihan dan kita telah memilih Polri sebagai jalan hidup, seluruh aspek kehidupan kita bernafaskan Polri. Oleh karenanya jangan menodai koprs bhayangkara yang kita banggakan ini dengan perbuatan yang tidak pantas dilakukan oleh anggota Polri,” kata Ahmad Luthfi saat memimpin apel pagi di halaman Mapolda Jateng, Senin, 27 Juni 2022.

Menurutnya, cara pandang masyarakat tentang hukum tercermin dari sikap dan perilaku personil Polri yang ditemuinya.

Baca Juga: Persiapkan Lulusannya Jadi Entrepreneur, Binus Semarang Adakan Program (2+1)+1

“Tidak ada anggota yang melakukan pelanggaran termasuk dengan dalih menegakkan hukum tapi melanggar hukum. Apabila ada anggota polisi Polda Jateng yang melakukan pelanggaran maka dia dianggap mengkhianati sumpah janji dan melanggar institusi,” ungkapnya.

Kapolda juga meminta anggota untuk dapat menjadi figur yang membawa manfaat, baik bagi keluarga, institusi dan masyarakat.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Stan Tahu Walik Kuliner Kauman Selalu Ramai Pengunjung

Minggu, 25 September 2022 | 15:44 WIB

Pemenang Semargres Terima Hadiah Mobil

Jumat, 23 September 2022 | 20:47 WIB
X