Pegawai Non ASN Pemkot Semarang yang Diberhentikan Karena Langgar Mudik Bisa Mendaftar Kembali 

- Rabu, 16 Juni 2021 | 15:24 WIB
pegawai Non ASN Kota Semarang dipecat larangan mudik (Puthut Ami Luhur)
pegawai Non ASN Kota Semarang dipecat larangan mudik (Puthut Ami Luhur)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sebanyak 484 pegawai Non ASN yang dilakukan pemutusan hubungan kerja karena melanggar larangan mudik akan diberi kesempatan kembali oleh Pemerintah Kota Semarang untuk mendaftarkan diri. 

Sekretaris Daerah Kota Semarang, Iswar Aminuddin mengatakan, akan membuka perekrutan kembali pegawai Non ASN yang telah diputus kontraknya akibat melanggar Perwal Mudik Lebaran. 

"Nanti pendaftaran Non ASN ada di OPD, kita susun mekanismenya mungkin bulan depan," katanya, Selasa 15 Juni 2021, dikutip dari laman semarangkota.go.id. 

Baca Juga: Signal Bahaya, Ruang Isolasi RSUD Rembang Tersisa 3 Persen

Perekrutan ini, lanjut Iswar, sengaja dibuka kembali karena hal ini merupakan suatu kebutuhan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 

Menurutnya Pemkot Semarang memiliki komitmen harus mengembalikan uang rakyat dalam bentuk pelayanan yang memuaskan.

Ia berharap nantinya Sumber Daya Manusia yang memiliki Pemkot Semarang harus mempunyai kedisiplinan tinggi.

Baca Juga: Covid 19-Varian Delta Sangat Menular, Satgas IDI Beri Penjelasan

"Non ASN harus punya disiplin tinggi, syarat lainnya kita godok lagi," tambahnya.

"Perusahaan swasta saja kalau ada pegawainya tidak disiplin bisa potong gaji, makanya kita juga tegas terhadap semua pegawai di lingkungan Pemkot Semarang," terangnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

DLH Kota Semarang Tetapkan 15 Sekolah Adiwiyata 2021

Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:51 WIB

Praktik Perjudian di Tiga Lokasi di Jateng Dibongkar

Kamis, 21 Oktober 2021 | 03:49 WIB

Hendi Dukung Desa Kekebalan Komunal AKABRI 1999

Rabu, 20 Oktober 2021 | 19:25 WIB
X