Banjir Rob Kembali Landa Pelabuhan Tanjung Emas, Bea Cukai Pastikan Kelancaran Arus Ekspor Impor

- Senin, 20 Juni 2022 | 20:22 WIB
Pelabuhan Tanjung Emas Semarang kembali direndam banjir rob. (suaramerdeka.com/dok)
Pelabuhan Tanjung Emas Semarang kembali direndam banjir rob. (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Upaya mitigasi maksimal terus dilakukan Bea Cukai Tanjung Emas dalam upaya pelayanan kepabeanan di Pelabuhan Tanjung Emas menyusul rob yang kembali melanda pesisir Utara Jawa Tengah.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Anton Martin mengatakan, prioritas utama untuk menyelamatkan aset negara dan memastikan pelayanan aman sekaligus keselamatan personel di kawasan pelabuhan.

"Ya ini karena kami sudah punya pengalaman atas kejadian rob lalu, sehingga mitigasi harus dapat dilaksanakan lebih maksimal untuk mengurangi dampak dan kerugian yang mungkin ditimbulkan," kata Anton, Senin, 20 Juni 2022 petang.

Baca Juga: Pelabuhan Tanjung Mas Semarang Kembali Direndam Banjir Rob, Tingginya Sepinggang Orang Dewasa

Layanan prima kepabeanan pun tetap dilakukan untuk memastikan arus barang ekspor dan impor tetap lancar.

Ditambahkan, sejumlah personel tetap tinggal menjaga aset negara berupa HCVM, Gama Ray, Kapal Patroli dan X-ray.

Sedangkan aset pribadi berupa kendaraan pegawai telah dipindah ke lokasi lebih tinggi yakni gudang CFS.

Lebih lanjut Anton menjelaskan, bahwa BMKG menginformasikan bahwa air laut menunjukkan anomali positif.

Baca Juga: Hendi Buat Surat Edaran Pelaksanaan Kurban, Antisipasi PMK di Semarang

Berdasarkan pantauan data water level di Stasiun Metereologi Maritim Tanjung Emas dan prediksi pasang surut dari Pushidrosal TNI AL yang berpotensi menyebabkan banjir pesisir lebih tinggi.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ditampart Berkeliling Kampanyekan Kerentanan Pesisir

Kamis, 8 Desember 2022 | 05:30 WIB

Digital Contruction Jadi Akselarasi Pembangunan

Rabu, 7 Desember 2022 | 05:35 WIB
X