Minimalisasi PMK, Hewan untuk Kurban Harus Ada Surat Sehat

- Jumat, 17 Juni 2022 | 08:24 WIB
Bupati Semarang saat memberi sosialisasi tentang penyakit mulut dan kuku kepada para peternak di aula Kecamatan Getasan. (suaramerdeka.com / Moch Kundori)
Bupati Semarang saat memberi sosialisasi tentang penyakit mulut dan kuku kepada para peternak di aula Kecamatan Getasan. (suaramerdeka.com / Moch Kundori)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Bupati Semarang Ngesti Nugraha mewajibkan sapi-sapi atau hewan yang hendak disembelih untuk kurban, wajib memilki surat keterangan sehat yang dikeluarkan dokter hewan.

"Hewan kurban harus sehat. Dengan surat sehat hewan ini juga sekaligus meminimalisasi penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan," katanya.

Menurut Bupati, pihaknya akan melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan pihak terkait menjelangan hari raya kurban ini.

Yang jelas, menurutnya, Pemerintah Kabupaten Semarang akan berupaya menekan penularan PMK yang saat ini sedang banyak menyerang hewan-hewan milik peternak di wilayahnya.

Baca Juga: Cek Weton Hari Ini 17 Juni 2022: Masuk Jumat Wage, Ini Rahasianya dari Primbon Jawa

Salah satu upaya itu di antaranya membentuk tim gugus tugas di hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan.

Lalu, Bupati Semarang telah telah membuat surat edaran kepada para lurah dan kepala desa untuk memanfaatkan dana desa, sebagian untuk penanganan PMK di wilayahnya masing-masing.

"Selain itu, kami juga telah memperpanjang penutupan pasar hewan di Kabupaten Semarang hingga 20 Juni nanti sambil melihat situasi terbaru," katanya.

Di bagian lain, Camat Getasan Istiqomah mengatakan, dengan adanya PMK ini, pihaknya sudah melakukan beberapa hal.

Baca Juga: Intip Asmara Zodiak Hari Ini 17 Juni 2022: Gemini Temui Sosok Sejati, Taurus Jangan Keras Kepala, Aries?

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pejabat Diimbau Layani Masyarakat dengan Senyum

Kamis, 28 Juli 2022 | 19:07 WIB
X