Nama MTA Dicatut Pihak Tidak Bertanggung Jawab untuk Gerakan Wakaf

- Selasa, 15 Juni 2021 | 10:32 WIB
Nama MTA dicatut untuk Gerakan Wakaf. (suaramerdeka.com/Hanung Soekendro)
Nama MTA dicatut untuk Gerakan Wakaf. (suaramerdeka.com/Hanung Soekendro)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Nama Majlis Tafsir Al Quran (MTA) dicatut pihak tak bertanggung jawab untuk sebuah gerakan wakaf.

MTA pun memberikan klarifikasi jika ajakan tersebut bukan dari mereka dan warga MTA diminta untuk mengabaikannya.

Beredar di media sosial, dalam sebuah flyer, terdapat ajakan wakaf Al Quran. Disana juga tertulis: Peluang amal sholih. Beramal sekali... Pahala mengalir berkali-kali.... Hanya dengan 110.000 sudah bisa wakaf Al Quran akan disalurkan Pondok MTA Mojogedang.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini: Berawan, Ada Potensi Diguyur Hujan Berintensitas Ringan

Dalam flyer tersebut juga terpampang dengan jelas foto Ponpes MTA yang berada di Mojogedang Karanganyar dan sebuah kitab Alquran.

Termasuk nomor kontak untuk konfirmasi, sayangnya nomor telah di blok dan tak bisa terbaca.

Klarifikasi dari MTA disampaikan melalui akun instagram @majlistafsiralquran pada Selasa 15 Juni 2021.

Baca Juga: Rasa Lebih Keren, Saatnya Generasi Milenial Aktif Konsumsi Jamu

Akun tersebut mengunggah flyer itu dan menuliskan kalimat peringatan "Penting! Abaikan ajakan ini!".

Dalam keteranganya, juga tertulis ''Gerakan waqaf Al-Qur'an diatas bukan berasal dari Yayasan Majlis Tafsir Al-Qur'an Pusat Surakarta maupun Pondok Pesantren MTA Mojogedang Karanganyar dan tidak ada sangkut pautnya dengan kedua lembaga''.

MTA mengingatkan agar warga MTA maupun simpatisan mengabaikan ajakan tersebut.

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X