Anak Muda Indonesia Harus Mampu Hadapi Era Disrupsi, Ini Alasannya

- Kamis, 26 Mei 2022 | 11:52 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berbicara tentang generasi muda Kota Semarang di gedung Radjawali Semarang Cultural Center. (suaramerdeka.com/Siswo Ariwibowo)
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berbicara tentang generasi muda Kota Semarang di gedung Radjawali Semarang Cultural Center. (suaramerdeka.com/Siswo Ariwibowo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat menginginkan anak-anak muda Indonesia memiliki daya tahan yang kuat dalam menghadapi era disrupsi.

Menurut Lestari Moerdijat, untuk menjadi generasi yang kuat dalam menghadapi era disrupsi, maka anak-anak muda Indonesia harus menguasai tiga kemampuan penting.

"Anak-anak muda harus kita didik untuk memiliki kemampuan adaptasi sehingga mereka dapat bertahan. Kita siapkan mereka menjadi pembelajar, dengan demikian mereka dapat mengikuti perkembangan dan menjadi inovator," kata Lestari Moerdijat saat acara MGN Stage di Radjawali Semarang Cultural Center, Rabu, 25 Mei 2022.

Ia menegaskan anak-anak muda Indonesia tidak mungkin menjadi inovator apabila tidak memiliki daya tahan dan karakter pembelajar.

Baca Juga: Tayang Mulai Hari Ini, Berikut Sinopsis Film The Doll 3 yang Dibintangi Jessica Mila

Oleh karena itu harus ditanamkan ke anak-anak sejak usia dini. Meski demikian, anak-anak tetap harus memiliki kearifan lokal.

"Jangan sampai menjadi generasi yang tercabut dari akar budaya, apalagi dunia sudah tidak ada sekat-sekat," ujar Lestari Moerdijat.

Menurut Lestari Moerdijat, Indonesia harus mampu mempersiapkan genarasi muda yang mampu mengikuti setiap perubahan.

Jangan sampai, anak-anak muda Indonesia menjadi objek perubahan zaman.

Baca Juga: Cerita Aulia Sarah Didatangi Badarawuhi: Ngambang, Nari Sambil Senyum tapi Mukanya Aku...

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X